Minggu, 19 Juli 2026

Tak Ada Isu Bombastis Gulingkan Jokowi, Pergi ke Apotek pun di Masalahkan 

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Senin, 26 Juli 2021 | 11:21 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - BILA kita benci bercampur iri dan dengki terhadap seseorang. Apalagi orang tersebut, dulu bukan siapa-siapa. Kini menjelma menjadi pemimpin kita. Terlebih sebagai Presiden. Maka, pikiran, ucapan dan perbuatan kita pasti selalu menyalahkannya.

Baca Juga : Kader Demokrat Cikeas Wariskan Proyek Mangkrak




Begitulah cibiran yang dilakukan politisi Partai Demokrat, Taufik Rendusara, tentu  atas restu Cikeas, mengomentari soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mendatangi apotek untuk memeriksa stok obat terapi pasien Covid-19.

Taufik menyebut Presiden Jokowi bodoh karena menurutnya, perlu resep dokter untuk membeli obat di apotek.

“Obat itu harus dengan resep dokter mana bisa beli sembarangan di apotek, goblok banget. Iya gak sih,” katanya melalui akun TRendusara pada Sabtu, 24 Juli 2021.

Padahal, Jokowi hanya menanyakan apakah ada obat yang dimaksud. Khususnya untuk pasien Covid-19 yang terkena isomolasi mandiri (Isoman). Sebenarnya, Jokowi menanyakan hal tersebut ke apotek. Untuk memastikan, apakah para menteri terkait Covid-19 benar melaksanakan perintahnya dalam rapat kabinet.

Jadi, dalam hal ini. Jokowi tidak mau mendengar laporan asal bapak senang (ABS) dari anak buahnya. Peduli kepada rakyat, ditunjukan Jokowi dengan meminta para menteri melaksanakan keputusan di rapat kabinet. Cara keputusan di rapat bersama menteri dilaksanakan, maka caranya, Jokowi blusukan ke apotek.

Beda, dengan era SBY. Perintah di rapat kabinet. Cukup mendengar laporan berupa ABS. Makanya, era Cikeas berkuas. Banyak penyelewengan terjadi. Mulai dari paham ideologi Pancasila yang bagi sebagian kelompok hanya pajangan. Menjamurnya paham intoleren dan radikalisme. Belum lagi para menteri yang tergabung dalam partai selalu 'mengancam' SBY dalam mengambil kebijakan. Sehingga, SBY banyak cari aman. Walaupun duit APBN tergerus alias bocor tak karuan.

Jadi, jelas kan. Jokowi bertandang ke Apotek, hanya memastikan bahwa para menteri tersebut benar bekerja atau tidak. Sebab sudah banyak dana APBN digelontorkan unduk penanganan covid -19.

Sementara, era SBY. Penanganan sesuatu masalah. Apalagi menyangkut proyek pembangunan. Mungkin harus ada keuntungan bagi Cikeas. Kalau tidak, maka maaf tak berlanjut. Dugaannya sih begitu.

Yang jelas, politisi Demokrat sudah kehabisan isu untuk menggulingkan Jokowi. Hanya bisa dimainkan isu, yaitu Jokowi ke apotek, mungkin Jokowi turun dari mobil Kepresiden bisa dimainkan isunya.

Karena, mereka yang anti Jokowi, hanya melihat kakek dari Jan Ethes dengan memakai kacamata kuda.

 

 

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Mensos Risma Bantu Pengobatan 2 Warga Lampung

Kamis, 22 Juni 2023 | 20:56 WIB