Kulonprogo NAWACITA - Untuk memastikan kesiapan pelayanan keimigrasian di Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta Internasional Airport (YIA), Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly, mengunjungi Bandara di Kabupaten Kulonprogo tersebut, Rabu (24/4).
"Kita melihat persiapan bandara Kulon Prono, saya ingin memastikan karena ini bandara internasional, kesiapan keimigrasian harus betul-betul dibuat baik," kata Yasonna, Rabu (24/4).
Yasona mengecek kesiapan counter dan petugas imigrasi di lantai dasar terminal Bandara YIA. Bandara internasional wajib memiliki petugas imigrasi untuk mengecek kelengkapan dokumen WNA.
"Memang masih temporary, tapi dengan empat counter sudah cukup untuk sementara. Nanti di (lantai) atas akan ada 16 jadinya, baik kedatangan dan keberangkatan," terang Yasonna.
Diketahui, Direktorat Jenderal Imigrasi dibawah Kemenhumkam.
Yassona menyebutkan dia selalu menyampaikan ke jajaran imigrasi, bahwa mereka memilik peran penting dalam operasional sebuah bandara.
"Kalian kesan pertama tamu yang datang, kesan terakhir tamu yang berangkat'. Termasuk bea cukai, Angkasa Pura, semua harus baik," jelasnya.
Terkait pengamanan keimigrasian, Yasonna memastikan pihaknya tetap butuh kerja sama dengan Angkasa Pura. Kemenkumham juga tengah menyiapkan software untuk mendeteksi pelaku kejahatan jaringan internasional.
"Kami sedang berupaya membangun satu sistem pengamanan yang baik, karena kita (Indonesia) kan bebas visa, 69 negara, kita sedang cari software yang betul-betul bisa deteksi. Penumpang datang harus bisa dideteksi dengan baik, apakah terlibat teroris, narkoba, yang punya record itu kita harus punya," paparnya.
Selain itu, petugas Imigrasi juga telah menjalani pelatihan untuk meningkatkan profesionalisme dalam bertugas di bandara.
"Kami siapkan tenaga profesional keimigrasian yang terlatih, pegawai baru juga sudah dilatih. Baik SDM, perangkat, baik software, hardware. Ini (YIA) masih soft opening, nanti pada saat opening 100 persen harus sudah perfect, Desember 2019," pungkasnya.
Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, lebih dulu tiba di YIA didampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama rombongan Kemenhub dan pejabat pemerintah daerah.
Editor: Tim Redaksi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Minggu, 29 Juni 2025 | 06:00 WIB
Rabu, 28 Mei 2025 | 17:33 WIB
Senin, 19 Mei 2025 | 17:39 WIB
Selasa, 11 Maret 2025 | 06:00 WIB
Jumat, 7 Maret 2025 | 18:22 WIB
Kamis, 6 Februari 2025 | 19:25 WIB
Kamis, 6 Februari 2025 | 19:06 WIB
Sabtu, 1 Februari 2025 | 06:00 WIB
Jumat, 31 Januari 2025 | 10:26 WIB
Jumat, 31 Januari 2025 | 09:49 WIB
Minggu, 17 Maret 2024 | 21:25 WIB
Minggu, 28 Januari 2024 | 21:07 WIB
Minggu, 22 Oktober 2023 | 17:22 WIB
Jumat, 1 September 2023 | 13:55 WIB
Kamis, 31 Agustus 2023 | 16:11 WIB
Jumat, 25 Agustus 2023 | 18:23 WIB
Kamis, 24 Agustus 2023 | 13:44 WIB
Kamis, 22 Juni 2023 | 20:56 WIB
Kamis, 22 Juni 2023 | 08:46 WIB
Kamis, 22 Juni 2023 | 08:18 WIB