NAWACITApost.com - Aktris Amerika Serikat, Angelina Jolie, mengecam Israel atas pengeboman terhadap penduduk yang terperangkap dan tidak memiliki tempat untuk mengungsi di Palestina. Jolie sebagai dilansir dari Al Jazeera mengatakan, Gaza telah menjadi penjara terbuka selama hampir dua dekade dan dengan cepat menjadi kuburan massal.
"40 persen dari mereka yang terbunuh adalah anak-anak yang tidak berdosa. Seluruh keluarga dibunuh," tulis Jolie, mantan utusan khusus untuk UNHCR, dalam sebuah unggahan di Instagram, dikutip Kamis (2/11/2023).
Sejak 7 Oktober, sekitar 8.800 warga Palestina telah terbunuh oleh serangan Israel di Gaza. Jolie juga menyebut para pemimpin dunia 'terlibat dalam kejahatan ini'.
"Sementara dunia menyaksikan dan dengan dukungan aktif dari banyak pemerintah, jutaan warga sipil Palestina - anak-anak, perempuan, keluarga - secara kolektif dihukum dan direndahkan martabatnya. Sementara mereka tidak mendapatkan makanan, obat-obatan, dan bantuan kemanusiaan yang bertentangan dengan hukum internasional," tambahnya.
"Dengan menolak untuk menuntut gencatan senjata kemanusiaan dan menghalangi Dewan Keamanan PBB untuk memberlakukannya terhadap kedua belah pihak, para pemimpin dunia terlibat dalam kejahatan ini," tegas Jolie.