NAWACITApost.com - Israel telah menggempur Jalur Gaza untuk hari keenam berturut-turut. Sementara daerah kantong Palestina yang terkepung itu menghadapi bencana kemanusiaan yang semakin meningkat.
PBB mengatakan bahwa 338.934 warga Palestina telah mengungsi di Gaza. Israel mengatakan sebanyak 300.000 tentara Israel berkumpul di dekat Gaza dan bersiap-siap untuk berperang dengan Hamas.
Dilansir dari Al Jazeera, berikut adalah angka-angka korban terbaru pada pukul 00:15 waktu setempat (22:15 GMT):
Gaza
- Tewas: 1.537
- Terluka: 6.612
Tepi Barat yang diduduki
- Tewas: 31 orang
- Terluka: Lebih dari 600
Israel
- Tewas: 1.300
- Terluka: 3.200
Selain itu, terdapat 338.000 pengungsi internal di Gaza. Hampir 220.000 orang telah berlindung di 92 sekolah UNRWA.
Untuk diketahui, Gaza memiliki populasi sekitar 2,3 juta orang yang tinggal di salah satu daerah terpadat di dunia. Terletak di antara Israel dan Mesir di pantai Mediterania, wilayah ini memiliki luas sekitar 365 km persegi (141 mil persegi).
Sejak tahun 2007, Israel telah mempertahankan kontrol ketat atas wilayah udara dan perairan teritorial Gaza serta membatasi pergerakan barang dan orang yang masuk dan keluar dari Gaza. Menyusul serangan Hamas, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam akan mengubah Gaza menjadi "pulau terpencil" dan memperingatkan para penghuninya untuk mengosongkan daerah tersebut.