NAWACITApost.com - Jumlah jurnalis yang tewas dalam agresi Israel meningkat menjadi delapan orang. Mereka adalah Saeed al-Taweel, Mohammad Sobh, Hisham al-Nawajha, Ibrahim Lafi, Mohammad Jarghoun, Mohammad al-Salhi, dan Asaad Shamlikh. Kemudian yang terakhir, yaitu Mohammad Fayez Abu Matar.
Dikutip dari kantor berita Palestina, WAFA menyebutkan, Wartawan Mohammad Fayez Abu Matar tewas dalam pengeboman Israel di Gubernuran Rafah, sebelah selatan Jalur Gaza.
"Abu Matar, seorang fotografer lepas yang bekerja untuk lembaga-lembaga internasional, sedang meliput agresi Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza ketika dia terbunuh dalam pengeboman di Rafah," demikian di kutip dari WAFA, Kamis (12/10/2023).
Sindikat Jurnalis Palestina mengutuk dalam sebuah pernyataan pembunuhan jurnalis di Jalur Gaza. Mereka menyerukan kepada Federasi Jurnalis Internasional, Persatuan Wartawan Arab, dan semua lembaga internasional yang berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan lembaga hak asasi manusia internasional untuk mengambil tindakan dengan melindungi jurnalis Palestina.
"Dan menghentikan pembunuhan yang dilakukan secara sistematis dan atas keputusan resmi pemerintah pendudukan Israel terhadap jurnalis Palestina," demikian tulis WAFA.