Kamis, 4 Juni 2026

Bahaya! Sekte Aneh Penyembah Mayat Yang Makan Kotoran Manusia Di Thailand

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Senin, 30 Mei 2022 | 11:14 WIB

Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Masyarakat Thailand geger setelah munculnya kabar tentang pengikut aliran sesat yang mengonsumsi kotoran tubuh guru spiritualnya demi kesehatan. Sekte itu sudah empat tahun berdiri, tapi baru terkuak pasca penggerebekan gubuk kayu yang menjadi tempat perkumpulan anggota pada 9 Mei.


Terletak di pedalaman hutan provinsi Chaiyaphum, bagian timur laut negara tersebut, kondisi di dalam gubuk amat mengerikan. Di sana, aparat polisi menemukan 11 peti mati berisi mayat yang telah membusuk, serta dapur yang dikerubungi belatung.


Dikabarkan ada 30 orang yang menjadi pengikut setia Tawee Nanla, guru spiritual berusia 70-an yang dipandang sebagai “Bapak Semua Agama”. Mereka percaya semua jenis kotoran yang keluar dari tubuh pemimpin—air seni, air liur, kulit mati dan tinja—adalah obat mujarab, sehingga mereka rutin mengonsumsinya. Tawee ditangkap saat penggerebekan, dengan tuduhan pemanfaatan tanah negara tanpa izin, penyelundupan mayat dan pelanggaran protokol Covid-19.


Temuan terbaru, yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand pada Selasa (24/5), mengungkap fakta yang lebih mencengangkan. Hasil pemeriksaan sampel makanan yang disita polisi mengandung jamur dan telah terkontaminasi tinja. Keripik ikan, kacang hijau goreng, dan cumi-cumi kering ditemukan sudah jamuran, sedangkan 28 sampel lainnya—saus sambal, ikan fermentasi dan teh herbal—masih diuji. Produk makanan itu nantinya dijual dalam bentuk kemasan ke toko dan warung.


Sampel air yang diambil dari gubuk juga positif mengandung E. coli dan koliform, bakteri yang keberadaannya mengindikasikan sumber air telah terkontaminasi patogen. Makanan atau minuman yang terpapar bakteri itu—biasanya ditemukan pada kotoran manusia dan hewan—dapat menyebabkan diare, keracunan makanan dan penyakit gastrointestinal pada orang yang mengonsumsinya.

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB