Kamis, 4 Juni 2026

Jadi Budak Seks dan Dipaksa Nikahi Tentara Taliban, Wanita di Afghanistan Terancam Nyawanya

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Senin, 16 Agustus 2021 | 11:43 WIB
Afghanistan, NAWACITAPOST- Kekerasan militan Taliban telah menguasai hampir seluruh wilayah di Afghanistan.

Akibat kekerasan itu, lebih dari seperenmpat juta orang telah mengungsi. Banyak warga yang telah melarikan diri dari Kabul dengan harapan dapat menyelamatkan diri dari kelompok itu.

Dikutip dari berbagai sumber, bahwa para wanita di Afghanistan dipaksa untuk memakai murka dan dinikahkan kepada pejuang Taliban.

Selain itu, tindakan kekerasan kelompok militan Taliban ditunjukan dengan melakukan pemulukan dan mencabuk orang karena dinilai melanggat aturan sosial yang dianutnya.

Salah seorang warga setempat bernama Muzhda (35) mengaku melahirkan diri dari Parwan ke Kabul bersama dengan dua saudara perempuannya.

Dia mengaku bahwa lebih baik bunuh diri daripada menyerahkan diri kepada bangsa Taliban.

“Saya menangis siang dan malam,” kata Muzhda dikutip dari berita AFP.
Tak hanya itu, di daerah ibu kota, warga sempat mengambil tabungan di bank. Bahkan beberapa cabang dikabarkan telah kehabisan uang akibat antrean Panjang itu.

Bahkan, para perempuan Afghanistan menceitaka ketakutan mereka jika kelompok Taliban kembali berkuasa di negara itu. Mereka takut menjadi korban perbudakan seksual dan kebebasan akan hilang. Termasuk maju sebagai calon presiden dalam pemilu.

Ketakutan mereka mulai muncul disaat pasukan asing pimpinan Amerika Serikat (AS) akan meninggalkan Afghanistan pada akhir Agustus nanti dan militant Taliban merebut banyak wilayah dengan cepat.

 

 

 

 

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB