Baca Juga : Valentino Rossi Bakal Menjajal Sirkuit Mandalika NTT
MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar biasa disapa Gus Menteri turut menghadiri acara tersebut.
Alasan Kemendes ikut serta dalam rapat virtual tersebut. Ditugaskan untuk mengembangkan kawasan pariwisata super prioritas Mandalika untuk empat kabupaten dan 787 desa disekitar kawasan itu dengan alokasi anggaran 9,4 miliar rupiah.
Kawasan pariwisata tersebut dibangun homestay tambahan anggarannya bisa menggunakan Dana Desa. digitalisasi promosi dan pemasaran kultur maupun keindahan. Bukan itu saja, bahkan Kemendes PDTT melalui BUMDes untuk masuk ke even MotoGP, hotel dan tempat wisata. Keterlibatan masyarakat diikutsertakan dengan menggunakan sistem bagi hasil.
Sehingga rincian dana totalnya, 9,4 miliar dari alokasi anggaran pemerintah ditambah Dana Desa 20,7 miliar rupiah mencapai 30,3 miliar rupiah. Dana sebesar itu bisa membangun @ 40 juta rupiah bisa dibangun 752 homestay di 51 Desa sekitar kawasan Mandalika.
Desa-desa di sekitar sirkuit MotoGP Mandalika
Rencananya selama 3 bulan sejak bulan November 2020 – Januari 2021 rencananya tim khusus akan ke kawasan Mandalika. Pebruai 2021 pembangunan Homestay dimulali, selesai Juni 2021. Selanjutnya promosi Official Website MGPA dimulai.
Paparan yang disampaikan Gus Menteri pada rapat virtual, diapresiasi positif Menko Luhut. Karena benar-benar melibatkan masyarakat serta memberi efek langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
Memang sosok Gus Menteri yang juga kerap disebut lurah santri piawai dalam menggerakan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sehingga bukan hal baru bagi lurah santri menggeliatkan usaha masyarakat ke arah yang lebih baik.
Bahkan Sekretaris Jenderal Kemendes, Taufik Madjid sangat terbantu dengan Gus menteri yang mampu dan tepat memberi arahan kepadanya. Terkait MotoGP yang menggunakan dana desa.