"Kami juga kerja sama vaksin dengan G42 dari Abu Dhabi. Itu Prince Mohammed bin Zayed secara khusus bicara dengan Presiden Jokowi," ujar Luhut pada Kamis (15/10) malam.
Jokowi dan MBZ memang punya hubungan baik. Salah satunya, karena rencana kerja sama terkait pembangunan ibu kota negara baru di Kalimantan Timur. Jokowi bahkan ingin MBZ menjadi salah satu dewan pengarah pembangunan ibu kota negara nanti. Selain MBZ, Jokowi juga pernah mengutarakan keinginan dewan pengarah ibu kota negara diisi oleh CEO Softbank Masayoshi Son dan mantan perdana menteri Inggris Tony Blair.
Baca Juga : Cawapres, Kamala Harris Hentikan Kampanye
Sebelumnya, kepala negara juga pernah terbang ke Abu Dhabi untuk membicarakan proyek investasi dengan MBZ. Ia ingin dana abadi Abu Dhabi turut mengalir ke proyek pembangunan di dalam negeri. Selain karena kedekatan, Luhut bilang pemerintah memiliki vaksin G42 karena kebetulan mereka bermitra pula dengan Sinopharm dari China, yang juga bekerja sama dengan Indonesia terkait pengadaan vaksin.
G42 ini kerja sama dengan Sinopharm dan dia suplai vaksin kita dengan Abu Dhabi dan itu angkanya cukup besar. Semua rencana pengadaan vaksin akan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Ia menargetkan vaksin mulai masuk ke Indonesia bulan depan.