Saat ini, pihak KBRI Kyiv tengah menunggu izin resmi dari otoritas Armenia untuk bisa menyentuh kasus ini lebih dalam, mengurus jenazah korban, sekaligus mendampingi proses hukum WNI yang kini telah ditahan.
Publik kini mendesak agar keadilan ditegakkan seadil-adilnya. Pelaku yang tega menghabisi nyawa temannya sendiri demi uang haram harus membayar mahal kejahatan keji mereka di mata hukum.(***)
Artikel Terkait
Gebrakan Dari Nias: DPD HIMNI Sumut Kawal Langkah Berani Gubernur Berkantor di Pulau Impian!
Akankah Ancha Menyusul? Misteri Laptop Libera Senilai Rp5 Miliar yang Siap Menyeret Kadis Pendidikan Pesawaran
BREAKING NEWS: Modus Liburan Berujung Buron! Petaka ‘Turis Ilegal’ di Myeongdong, Satu Travel Terancam Ratusan Juta
Skandal Amplop Cokelat di Hutan Produksi: KPK Buru Aktor Utama di Balik Seretan Kasus Menhut Raja Juli Antoni!
Sandiwara di Balik Tirai Sutra! Agus Halawa Desak Kejatisu Bongkar Megakorupsi Bencana Ratusan Miliar