BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?
Sri Mulyani mendapatkan gelar dari Universitas Indonesia (UI) pada 1986. Kemudian memperoleh gelar Master dan Doctor di bidang ekonomi dari University Illinois at Urbana-Champaign pada 1992. Tahun 2001, dia pergi ke Atlanta, Georgia untuk bekerja sebagai konsultan. Penanganan untuk USAID (US Agency for International Development). Hanya demi tugas untuk memperkuat otonomi di Indonesia. Dia juga mengajar dalam ekonomi Indonesia. Sebagai professor di Andrew Young School of Policy Studies di Georgia State University. Dari tahun 2002 sampai 2004, dia menjabat sebagai direktur eksekutif IMF. Mewakili 12 negara Asia Tenggara. Pada tahun 2004, dia ditunjuk sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas pada Kabinet Indonesia Bersatu.
Foto : Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati
Kiprah Sri Mulyani memang patut diacungkan jempol. Sebab dirinya bisa mendapatkan jabatan yang sangat bisa diapresiasi. Menjadi wanita sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Jabatan diemban mulai 1 Juni 2010. Berselang kemudian dipanggil kembali oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat Menteri Keuangan. Menggantikan Bambang Brodjonegoro.
-
BACA JUGA: Putra Nias, Melenggang dari Guru Besar Jadi Pendamping Menteri
Sebelumnya pun Sri Mulyani sempat menjabat Menteri Keuangan Indonesia Bersatu. Memang ketika dirinya menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia, jabatan Menteri Keuangan dilepaskan. Tak hanya sebagai Menteri Keuangan. Dirinya pernah pula menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas dari Kabinet Indonesia Bersatu. Selain daripada Menteri, dirinya pun pernah menjadi seorang pengamat ekonomi di Indonesia. Menjabat sebagai Kepala Lembaga Penyeledikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEMFEUI) sejak Juni 1998.
-
Sri Mulyani dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006. Dinobatkan oleh Emerging Markets pada 18 September 2006. Penobatan terlaksana disela sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura. Dia juga terpilih sebagai wanita paling berpengaruh. Yaitu ke 23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2008. Kemudian juga sebagai wanita paling berpengaruh ke 2 di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan Oktober 2007.
-
Lalu, berhasil menyabet predikat sebagai menteri terbaik sedunia. Gelar bergengsi didapatkannya pada ajang World Government Summit 2018. Yang mana perhelatan diselenggarakan di Dubai, Uni Arab Emirates.World Government Summit merupakan pertemuan tahunan yang diselenggarakan di Dubai, UAE, dan melibatkan segenap pemimpin pemerintahan dari seluruh dunia dalam suatu forum dialog global tentang proses pemerintahan dan kebijakan publik serta kaitannya dengan teknologi, inovasi, dan topik lain. Forum ini menjadi ajang pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara pejabat pemerintah, penentu kebijakan, pakar, dan pimpinan sektor swasta untuk melihat tren masa depan dan implikasinya bagi kemanusiaan.
BACA JUGA: Megawati, Titisan Soekarno Melanjutkan Perjuangan Politik Merdeka
Lantas, tak berselang lama. Kembali dinobatkan ketiga kalinya sebagai Menkeu Terbaik di Asia Pasifik Tahun 2019. Yaitu versi majalah keuangan FinanceAsia pada 2 April 2019. FinanceAsia adalah sumber resmi wilayah Asia untuk berita keuangan, investasi perbankan, ekonomi dan pasar modal. Sebelumnya, FinanceAsia telah menobatkan Menkeu Sri Mulyani sebagai Menkeu terbaik se-Asia Pasifik pada tahun 2017 dan 2018. Itulah kiprah cemerlang dari Sri Mulyani untuk pembelajaran. Bahwasanya wanita juga dapat berjenjang karir yang istimewa. (Ayu Yulia Yang)