Jumat, 5 Juni 2026

“Harimau Jinak” bernama Awang Besul, Mati di Malaysia

Photo Author
Admin 1, Nawacita Post
- Rabu, 24 Juli 2019 | 06:04 WIB
Terengganu, NAWACITA- Dalam sebuah pernyataan, Departemen Satwa dan Taman Nasional Malaysia (Perhilitan) mengatakan pada Selasa (23/07) bahwa 'harimau jinak' yang sempat berkeliaran di sebuah desa di negara bagian Terengganu, Malaysia, mati karena terserang virus distemper anjing.

Harimau yang diberi nama Awang Besul itu didapati mengalami cedera di kaki, infeksi mata dan dehidrasi saat ditangkap. Awang kemudian dipindahkan ke Pusat Penyelamatan Satwa Nasional (NWRC) di Sungkai, untuk perawatan intensif dari dokter hewan dan dikarantina.

"Setelah berbagai upaya untuk merawat dan menyelamatkan Awang Besul, dengan penuh duka menginformasikan bahwa pada pukul 5.30 pagi, dokter hewan perhilitan memastikan Awang Besul telah meninggal di NWRC, dan pemeriksaan pascakematian akan segera dilakukan," demikian tulis pernyataan itu.

Oleh penduduk setempat, Awang Besul sempat dijuluki sebagai harimau yang jinak karena dia tidak menunjukkan tanda-tanda agresif ataupun takut terhadap manusia. Tetapi ternyata ini bukan karena harimau tersebut suka bergaul, namun karena ia sakit.

Departemen mengatakan Awang Besul menunjukkan tanda-tanda neurologi klinis yang tidak biasa bagi seekor harimau, seperti ketidakagresifan dan berjalan pelan dan memutar. Ia juga menderita komplikasi lain seperti kejang dan keluarnya cairan dari hidung, seperti dilansir dari detikcom.

Perhilitan mengatakan bahwa hasil virologi Awang Besul yang diterima Senin (22/07) membenarkan bahwa harimau muda ini positif mengidap distemper anjing.

Distemper anjing adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang hewan peliharaan seperti anjing atau satwa liar lainnya, termasuk spesies harimau.

"Jika harimau terkena penyakit ini, ia akan menampilkan perilaku seperti tidak takut pada manusia. Peluang untuk pulih sangat kecil," tulis pernyataan itu.

Meski tidak agresif, harimau ini sempat membuat warga desa ketakutan ketika dia terlihat berkeliaran di sekitar desa. Harimau seberat 130 kg itu ditangkap menggunakan obat penenang pada Jumat (19/07) sore waktu setempat.

Editor: Admin 1

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB