Rabu, 17 Juni 2026

Inggris Awasi Dominasi Iklan Digital Google dan Facebook

Photo Author
Tim Redaksi, Nawacita Post
- Jumat, 5 Juli 2019 | 10:54 WIB
London, NAWACITA - Otoritas Pasar dan Kompetisi Inggris (CMA) menyelidiki cara Google dan Facebook mengumpulkan dan mengeksploitasi data pribadi dan telah menggunakan kekuatan mereka untuk mendominasi pasar periklanan digital Inggris senilai 13 miliar poundsterling.

Investigasi tersebut dilakukan oleh CMA, terhadap dua pemain terbesar yakni Google dan Facebook. Ini untuk melihat apakah konsumen mampu dan mau mengendalikan bagaimana data tentang mereka digunakan dan dikumpulkan.

bagi pengiklan dengan imbalan tertentu, sehingga pengiklan tersebut bisa memuaskan konsumennya.

Dikutip Republik.co.id, Ketua CMA, Andrew Tyrie, mengatakan, banyak hal tentang pasar yang berubah cepat, tetapi tertutup bagi kebanyakan orang. Tugas yang kami kerjakan yakni mengawasi mereka secara besar-besaran. Dan publik harus mengetahui soal platform digital global.

CMA juga akan menyelidiki apakah telah terjadi penyalahgunaan kekuasaan oleh perusahaan teknologi AS itu, yang memperoleh pendapatan dengan jumlah besar dari iklan. Google dan Facebook diperkirakan akan mengendalikan lebih dari 70 persen pasar iklan digital Inggris di tahun depan.

Kondisi tersebut membuat pesaingnya sulit bersaing, sehingga merugikan konsumen. Pada 2020, Facebook akan membawa sekitar 3,8 miliar poundsterling. Angka ini sedikit di bawah nilai seluruh pasar TV komersial, 4 miliar poundsterling.

Akan tetapi, Facebook bukan berarti tak pernah mendapat masalah. Juli lalu, Facebook didenda 500 ribu poundsterling oleh komisaris informasi karena kurangnya transparansi dan gagal melindungi informasi pengguna terkait skandal Cambridge Analytica. (ANT)

Editor: Tim Redaksi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB