Khartoum, NAWACITA - Sudan dilanda aksi protes sejak Minggu, 2 Juni kemarin. Aparat keamanan berusaha membubarkan para demonstran yang berusaha memasuki Kementerian Pertahanan. Pasukan keamanan Sudan telah memasuki Ibu Kota Khartoum pada Senin pagi (3/6/2019).
Untuk membubarkan massa, pihak keamanan menembakkan peluru ke arah demonstran. Mereka ingin secepatnya membubarkan aksi protes dari para aktivis yang sudah membaur dengan para jurnalis liputan dari banyak stasiun televisi Arab.
Seperti dilansir The Guardian hari ini, sebuah asosiasi medis yang berafiliasi dengan pengunjuk rasa mengatakan, setidaknya satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka akibat serangan pasukan keamanan itu.
"Para pengunjuk rasa yang duduk di depan komando umum militer menghadapi pembantaian," ujar perwakilan kelompok demonstran utama, sambil mengimbau rakyat Sudan untuk datang bersama-sama menyelamatkan mereka.
Seperti disiarkan oleh stasiun-stasiun televisi Arab, tenda-tenda para pengunjuk rasa dibakar, sehingga mereka lari tercerai berai.
Sebelum ini, pihak keamanan Sudan juga menembaki demonstran dalam sebuah bentrokan yang menuntut segera diserahkannya tampuk pemerintahan dari militer ke pihak sipil. Tercatat enam warga sipil (demonstran) tewas dalam aksi penembakan tersebut pada Selasa, 14 Mei 2019 yang lalu.
Aksi unjuk rasa selama berbulan-bulan dipicu ketika Militer Sudan menggulingkan Presiden Omar al-Bashir pada April, setelah 30 tahun masa pemerintahannya. Militer mengambil alih kekuasaan sementara. Namun setelah kejatuhan Omar, pihak militer belum menyerahkan tampuk kepemimpinan kepada warga sipil.
Dan keadaan itulah yang memicu aksi selama berbulan-bulan, dengan ribuan pengunjuk rasa terus berkemah di luar Kementerian Pertahanan hingga hari ini. Tuntutan mereka hanya satu, agar penguasa militer yang menggantikan Bashir segera menyerahkan kekuasaan kepada warga sipil.
Editor: Administrator
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Terkini
Sabtu, 18 April 2026 | 11:53 WIB
Kamis, 9 April 2026 | 08:13 WIB
Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 21:18 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 10:08 WIB
Senin, 6 April 2026 | 14:46 WIB
Senin, 6 April 2026 | 11:16 WIB
Minggu, 5 April 2026 | 18:37 WIB
Sabtu, 4 April 2026 | 16:06 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 13:51 WIB
Selasa, 31 Maret 2026 | 16:17 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:27 WIB
Jumat, 13 Maret 2026 | 17:44 WIB
Rabu, 11 Maret 2026 | 14:57 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 22:09 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 06:00 WIB
Rabu, 4 Maret 2026 | 21:10 WIB
Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:16 WIB
Senin, 16 Februari 2026 | 15:25 WIB
Jumat, 3 Oktober 2025 | 19:41 WIB