Terkait hal ini, peserta lomba tenis kategori disabilitas intelektual, Edwin Suryajaya (18 dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Kembar Karya Pembangunan 3 mengaku senang dan bersemangat untuk mengikuti lomba tenis meja.
Apalagi selama ini ia telah rutin berlatih tenis meja lewat ekstrakurikuler di sekolahnya.
"Latihan setiap Sabtu," kata Edwin saat ditemui sebelum perlombaan.
Lalu, peserta lomba catur kategori disabilitas netra dari Sentra Wyata Guna Bandung, Hilman Maulana (23) mengatakan sudah sejak lama ingin mengikuti lomba catur. Ia pun baru kali pertama mengikuti lomba catur.
"Biasanya main catur sama teman di sentra. Sekarang jadi ada pengalaman baru," ujarnya.
Lebih lanjut, peserta tenis meja kategori tuna netra dari SLB Patriot Bekas, Dwinoto Ajibayusetyo (21) mengatakan selalu rajin mengikuti latihan ekstrakurikuler tenis meja di sekolahnya. Ia mulai menekuni tenis meja sejak 2 tahun belakangan.
"Mau memeriahkan acara disabilitas. Harapan untuk lomba semoga bisa masuk final. Untuk hari disabilitas, semangat teman-teman disabilitas, pasti bisa," katanya.
Untuk diketahui, STPL menggelar lomba catur, futsal, lari 100 meter, tenis meja, tolak peluru, menyanyi, dan melukis. Perlombaan ini dilaksanakan mulai 28 November hingga 5 Desember. Lalu acara puncak diadakan pada 8 Desember 2024.
Artikel Terkait
Kemensos Berikan Layanan Dukungan Psikososial ke Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi
Dua Pekan Pascaerupsi, Kemensos Salurkan Bantuan ke 1.105 Penyintas di Pengungsian Mandiri
BNPB-Kemensos Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana di Indonesia
Kemensos dan Badan Gizi Nasional Jajaki Kerjasama Sukseskan Makan Bergizi Gratis
Pergeseran Tanah Landa Kabupaten Cianjur, Kemensos Evakuasi Warga dan Beri Bantuan Logistik