Minggu, 19 Juli 2026

Kemenkumham Jabar Laksanakan Evaluasi SPKP dan SPAK Pada 3 Satuan Kerjanya

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Jumat, 8 November 2024 | 08:56 WIB
Kemenkumham Jabar Laksanakan Evaluasi SPKP dan SPAK Pada 3 Satuan Kerjanya (Dok. Kumham Jabar)
Kemenkumham Jabar Laksanakan Evaluasi SPKP dan SPAK Pada 3 Satuan Kerjanya (Dok. Kumham Jabar)

Maka agar para warga binaan dapat mengisi survei maka perlu di sediakan perangkat PC di dalam Lapas Rutan. Untuk Teknis pelaksanaan survei, operator harus memastikan ketika responden WBP log in untuk melakukan survei, diingatkan agar tidak lupa log out akun.

Hal ini dikarenakan, jika responden tersebut tidak logout setelah mengisi survei pada PC, maka responden selanjutnya tidak akan menambah jumlah responden survei. Jadi oleh aplikasi 3AS hanya dianggap 1 responden saja yang mengisi.

Mengacu pada rumus krejcie and Morgan pada Lapas Kelas I Cirebon untuk Kapasitas Warga Binaan berjumlah 972 berarti sampel respondennya bs mencapai 269, adapun kendala pada Lapas Kelas I Cirebon yaitu tidak semua pegawai yang mengisi survei online karena adanya pegawai yang kurang paham teknologi Selanjutnya Lapas Kelas I Cirebon Terkait responden sudah bagus dan di pertahankan serta meningkatkan konsistensi pelaksanaan SPAK-SPKP dengan peningkatan atensi dari pimpinan.

Selanjutnya Tim Kanwil Kantor Wilayah diterima oleh Kepala Rutan Kelas I Cirebon Bapak Indra di dampingi oleh operator SPKP SPAK Bapak Hadi dan Krisna,.

Dani Kusmawan selaku Kepala Sub Bidang P3HAM menyampaikan mengawal pembentukan kebijakan-kebijakan hingga ada di pusat mulai dari perencanaan, merumuskan yang kemudian memformulasikan Tugas Kantor Wilayah adalah melakukan evaluasi dari kebijakan yang sudah diimplementasikan.

Sebagai contoh implementasi kebijakan UU No.22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan yang mengatur pelayanan pemasyarakatan salah satunya adalah kualitas pelayanan dan pembinaan warga binaan.

Untuk mengetahui hasil dari implementasi kebijakan tersebut, diperlukan adanya penilaian, salah satu langkah mengevaluasi hasil kebijakan menggunakan Survei SPKP-SPAK. bahwa perlu di perhatikan bahwa pengguna layanan bukan hanya pengunjung namun juga warga binaan karena responden dilihat dari pengguna layanan. Maka agar para warga binaan dapat mengisi survei maka perlu di sediakan perangkat PC di dalam Lapas Rutan.

Untuk Teknis pelaksanaan survei, operator harus memastikan ketika responden WBP log in untuk melakukan survei, diingatkan agar tidak lupa log out akun. Hal ini dikarenakan, jika responden tersebut tidak logout setelah mengisi survei pada PC, maka responden selanjutnya tidak akan menambah jumlah responden survei.

Jadi oleh aplikasi 3AS hanya dianggap 1 responden saja yang mengisi. Mengacu pada rumus krejcie and Morgan pada Rutan Kelas I Cirebon untuk Kapasitas Warga Binaan 568 berarti sampel respondennya bs mencapai 230, Selanjutnya Rutan Kelas I Cirebon Terkait responden sudah bagus dan agar di pertahankan serta meningkatkan konsistensi pelaksanaan SPAK-SPKP dengan peningkatan atensi dari pimpinan.

Halaman:

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pria Meninggal Mengapung di Sungai Siak

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB