Minggu, 19 Juli 2026

Kemenkumham Jateng Ajak Jajarannya Lebih Peduli dan Saling Berbagi

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Rabu, 16 Oktober 2024 | 15:36 WIB
Kemenkumham Jateng Ajak Jajarannya Lebih Peduli dan Saling Berbagi
Kemenkumham Jateng Ajak Jajarannya Lebih Peduli dan Saling Berbagi

NAWACITAPOST.COMKepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Kadiyono mengajak jajarannya untuk lebih peduli dan saling berbagi.

Secara khusus, ajakan ini menindaklanjuti kesepakatan bersama pegawai Kemenkumham Jateng yang ingin mendonasikan sebagian insentif Pembangunan Zona Integritas yang mereka terima untuk dibagikan kepada para PPNPN.

"Sebagaimana yang disampaikan oleh rekan kita yang memberikan masukan, dan telah kita sepakati bersama, hendaknya dapat langsung dieksekusi," ujar Kadiyono dalam amanatnya selaku Pembina Apel Pagi, Rabu (16/10).

"Ini hanya sebagai dari yang kita terima, namun pasti sangat berarti bagi teman-teman PPNPN".

"Sebagai keluarga besar Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, sudah seyogyanya kita lebih peduli dan saling membantu," tambahnya.

Baca Juga: Kemenkumham Jateng Ikuti Bimtek Langkah-langkah Percepatan Kinerja Sektor SPBE

Selanjutnya Kadivpas membahas tentang coaching dan mentoring yang menjadi bagian dari Corporate University.

Menurut Kadiyono, secara naluriah dan alamiah, seluruh pegawai telah menjadi mentor bagi junior, baik dalam hal yang positif maupun negatif.

Konteksnya, jelas Kadiyono, perilaku setiap pegawai bisa menjadi contoh bagi yang lebih muda. Untuk itu, ia mengajak semua pegawai untuk berperilaku baik, agar bisa menjadi tauladan.

"Kita harus bisa menjadi mentor yang baik bagi para junior. Kita harus menjadi contoh yang baik, tauladan bagi semua orang," kata Kadiyono.

Baca Juga: Kemenkumham Jateng Gelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Aksi HAM B08 dan Persiapan Aksi HAM B12

"Secara teknis, mentor harus punya keahlian, harus terus belajar, harus bisa memberikan contoh-contoh yang baik," sambungnya.

Terkait coaching, Kadivpas menerangkan, seorang coach harus memiliki keterampilan berkomunikasi. Menurutnya, coach harus menguasai teknik untuk meyakinkan orang lain.

Sebagai kesimpulan, Kadiyono mengajak semua pihak untuk terus belajar, belajar dan belajar lagi, agar proses coaching dan mentoring dapat berjalan optimal di Kemenkumham Jateng.

Halaman:

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pria Meninggal Mengapung di Sungai Siak

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB