Sabtu, 25 Juli 2026

Terapkan Aturan Pemerintah, Rutan Medan Buka Inovasi Layanan Online

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Senin, 13 Desember 2021 | 15:58 WIB

Rutan kelas I Tanjung Gusta Medan


Jakarta, NAWACITAPOST - Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan telah melaksanakan vaksinasi kepada 1000 warga binaan, Jumat (10/12/2021). Bekerjasama dengan bidang kedokteran dan Polda Sumatera Utara, vaksinasi berlangsung selama dua hari dari Jumat hingga Sabtu (11/12/2021).


Saat ditemui langsung oleh tim Nawacitapost, Kepala Rutan Kelas I Medan Theo Andreas Purba menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya vaksinasi terdapat kendala dari NIK warga binaan yang bermasalah. “Kendala vaksinasi adalah NIK, jika kami coba dalami ada beberapa persoalan yang pertama NIK sudah digunakan seseorang, NIK masih manual kamicoba selesaikan masalah-masalah ini,” jelasnya.


Disamping vaksinasi, Rutan I Medan memiliki rencana kerja dan target kinerja di bidang pengamanan juga pelayanan warga binaan. Misalnya penyuluhan hukum, pembinaan kegiatan kerja, kegiatan mabeler, pengelasan, otomotif, kerohanian, baik warga binaan islam kristen hindu budha dengan sarana rumah ibadah.


“kebetulan tadi kita sudah laksanakan shalat jumat berjamaah dengan warga binaan itu bagian dari pembinaan keagamaan, bagi agama kristen juga ada kebaktian penelaahan alkitab termasuk konseling dari pendeta dari latar belakang gereja berbeda,” tutur Kepala Rutan Theo Andreas Purba, Jumat (10/12/2021)


Demi mencegah penularan Covid-19 Rutan I Medan juga menggelar pembinaan keagamaan dan pelayanan penyuluhan bantuan hukum secara daring. Theo Andreas berharap dengan kegiatan keagamaan, warga binaan mampu menjadi pribadi yang lebih baik khususnya jika sudah kembali ke masyarakat.


“sehingga efektivitas kegiatan itu bisa menjadi modal bagi warga binaan agar taubat dan merubah diri, karena kita tahu bahwa tidak mudah merubah mind set seseorang. terlebih ada stigma masyarakat bahwa lapas atsu rutan seperti tempat sampah, dengan analogi itu kami coba daur ulang prilaku warga binaan,” tuturnya.


“Penyuluhan hukum kami bekerjasama dengan berbagai lembaga bantuan hukum untuk melakukan penyuluhan secara daring,” tambahnya.


Disamping itu Rutan I Medan sedang mencanangkan inovasi dalam meningkatkan kualitas makanan dan minuman warga binaan. “inovasi meningkatkan kualitas layanan makan minum, bagi warga binaan. Isi rutan 4607 orang kamk coba dengan komitmen agar berjalan dengan baik,” jelasnya.


Hak warga binaan seperti kegiatan kerohanian dan fasilitas untuk kunjungan keluarga berjalan sesuai dengan aturan pemerintah yang sejak April 2020 dibatasi. Pembatasan kegiatan dalam kondisi Covid-19, Rutan Kelas I Medan menggunakan aplikasi Zoom Meeting dengan ruangan khusus sebagai inovasi layanan kunjungan online.


“dalam situasi covid ada plus minus yang kita hadapi, pertama terjadi pembatasan atau penyekatan hubungan kontak langsung ditiadakan dari april 2020 hingga saat ini. Kita tidak pasrah, sebagai inovasi kita memanfaatkan teknologi di smartphone ataupun komputer dan laptop dengan aplikasi zoom,” jelasnya.


Terakhir, Theo menjelaskan hak lain seperti sidang juga dilaksanakan secara online bersama Pengadilan Negeri Medan dan Pengadilan Negeri Lumbu Padang.


“kita hingga saat ini menyelenggarakan sidang online di aula yang sudah disediakan mulai senin sampai kamis. setiap harinya hampir 400 warga binaan yang menjalani sidang online dengan pengadilan negeri medan dan pengadilan negeri lumbu padang,” ujarnya.

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Pria Meninggal Mengapung di Sungai Siak

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB