Kepala LPKA Jakarta Medi Oktafiansyah mengatakan, semua anak didik atau anak binaan di LPKA Jakarta dipastikan mendapatkan rasa nyaman.
“Kita pastikan anak didik di Pas mendapatkan rasa nyaman,” kata Medi kepada NAWACITAPOST, Rabu (17/11/2021) di ruang kerjanya, LPKA Jakarta, Gandul, Cinere,Depok.
BACA JUGA : https://nawacitapost.com/nasional/2021/11/18/bangun-kemandirian-dan-perubahan-cara-medi-oktafiansyah-pimpin-lpka-jakarta/
Menurut pria yang dikenal ramah ini menyebutkan tidaklah mudah bagi dirinya bersama jajarannya untuk membuat perubahan dan kenyamanan bagi anak didik yang berada di LPKA Jakarta ini.
Medi mengaku dengan berbeda-beda karakter tentunya pihaknya terus memberikan pendekatan dengan berbagai macam cara agar mereka bisa nyaman dan merasa senang selama menjalani masa pembinaan di LPKA Jakarta.
Medi mengungkapkan, selain menjalani pendidikan baik paket A hingga C, serta keagamaan, anak didik disini juga diajarkan kegiatan lainnya, seperti, olahraga, latihan baris-berbaris, kemudian cetak saring atau sablon merupakan salah satu hasil seni yang di hasil melalui warna yang di tuangkan ke media, berupa Pakaian atau Kaos. Kali ini Anak Didik belajar menyablon kaos.
-
Selain itu, kata medi kegiatan positif yang dilakukan di dalam LPKA Jakarta ini merupakan bekal mereka setelah keluar dari LPKA Jakarta dapat melanjutkan kehidupan baru.
“Ada bekal mereka setelah keluar dari LPKA Jakarta, bisa bekerja karena sudah ada bekal izasah dan keterampilan yang diberikan selama Andik Pas di dalam LPKA Jakarta,” kata Medi.
Medi merasa prihatin jika melihat kondisi anak didik Pas, karena dari berbagai macam persoalan yang akhirnya membuat mereka harus berada di dalam LPKA Jakarta. Namun ditanganya dia ingin merubah semuanya menjadi anak didik Pas jauh lebih baik kehidupanya.
BACA JUGA : https://nawacitapost.com/hukum/2021/11/18/lpka-jakarta-menerima-2-anak-didik-pas-baru-dari-kejaksaan-negeri-jaksel/
“Saya ingin mereka (andik) Pas menjadi jauh lebih baik kehidupannya setelah keluar dari sini, mereka miliki masa depan yang cerah di masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, LPKA Jakarta juga ingin menunjukkan bahwa anak- anak didik ini bisa mendapatkan hak yang sama di masyarakat, dan memiliki peluang yang sama dalam mendapatkan kehidupan yang layak seperti lainnya. Karena potensi yang dimiliki bisa dimanfaatkan mereka untuk bisa bekerja tempat yang sesuai potensi yang mereka dapatkan.
“Kita ingin tunjukkan ke masyarakat bahwa andik yang berada di LPKA Jakarta bisa dapat hak yang sama di masyarakat dan bisa bekerja seperti anak-anak lainya,” ucapnya.
Namun,terkait lainnya, yang dia harapkan agar fasilitas dapur umum diberikan kemudahan agar bisa dibangun, karena itu yang sangat dibutuhkan saat ini.
Medi menjelaskan alasan dapur umum belum dibangun karena dianggap area nya masih terkena banjir. Padahal yang banjir hanya akses jalannya saja.
“Kalau tempat dapur yang sekarang tidak kena banjir Cuma akses jalannya saja, kita harap dapur umum bisa dibangun ditahun depan ,” imbuhnya.
Dia juga sangat mengapresiasi atas kinerja jajarannya yang mau bekerja sama dalam meningkatkan agar LPKA Jakarta menjadi lebih baik .
“Berkat kerjasama jajaranya juga LPKA Jakarta menjadi lebih baik lagi,” terangnya.