Selain itu, Direktorat Intelijen Keimigrasian pusat diwakili oleh 2 orang, Direktorat Penindakan Keimigrasian pusat 3 orang, Imigrasi Sulawesi tengah 12 orang, Pangsarop Bea dan Cukai Tipe B Pantoloan 10 orang, dan 25 Crew kapal serta anggota BNNP 13 orang.
Joint Operation Customs Immigration Narcotics Board Sulteng akan melakukan operasi di wiayah perbatasan perairan RI di Serawak, Sabah dan Philipina, dan kegiatan pengawasan orang asing dirangkaikan dengan Peresmian Pos Bea dan Cukai Toli Toli dan sosialisasi Inpres No. 2 tahun 2020 tentang RAN P4GN di Kabupaten Toli-toli.
Sebelumnya sudah dilakukan upacara pembukaan operasi pada Senin, tanggal 08 November 2021 pukul 16.00 Wita. Pelaksanaan upacara pembukaan Joint Operation dilanjutkan pada pukul 18.00 Wita sekaligus sholat magrib bersama, dan dilanjutkan makan malam di kantor PANGSAROP Bea dan Cukai Pantoloan pukul 20.00 Wita. Berikutnya dilakukan persiapan pemberangkatan Kapal menuju Kabupaten Toli-toli yang dilakukan pada malam hari uakni pukul 20.30.
Tiba di pelabuhan Toli Toli, seluruh rombongan Tim Operasi Gabungan dijemput oleh Bupati Toli Toli untuk berikutnya melaksanakan kegiatan pengawasan orang asing dirangkaikan dengan Peresmian Pos Bea dan Cukai Toli Toli dan sosialisasi Inpres No. 2 tahun 2020 tentang RAN P4GN bertempat di Aula Kediaman Bupati Toli Toli.
-
Berikutnya setelah dari toli toli, kapal menuju pantaloan pada rabu (10/11/2021) pukul 08.30 Wita untuk kembali ke pangkalan Bea dan Cukai Pantoloan disambut dengan upacara turunnya dari kapal Tim Opsgab. (Kornelius Wau)
Simak informasi menarik lainnya di youtube NAWACITA TV
https://youtu.be/iTwmCExbMP4