Jumat, 5 Juni 2026

Tegas ! Menkumham Yasonna Laoly Minta Jajaranya Tidak Boleh Halangi Tugas Inspektorat

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Rabu, 3 November 2021 | 22:33 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mengapresiasi kinerja Inspektorat Jenderal Kemenkumham yang responsive,inovatif, dan aplikatif dalam merespons arahan serta  intruksi Menkumham saat pelatikan Inspektur Jenderal 10 Maret 2021 lalu.

 

“Saya sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan atas apa yang sudah dilakukan oleh Inspektur Jenderal dan jajaran untuk menjawab tantangan dan pekerjaan rumah yang saya berikan,” kata Yasonna saat Membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Inspektorat Jenderal Tahu 2021, Rabu (3/11/2021).

Yasonna dalam sela-sela itu, menegaskan bahwa peranan penting Inspektorat Jenderal dalam mengawal kinerja Kementerian Hukum dan HAM.

 

Karena itu, Yasonna  mendukung Itjen mengoptimalkan  fungsi quality assurance, consulting, dan menjadi strategic partner dalam mengawal kinerja. Hal ini bertujuan meningkatkan akuntabilitas keuangan negara, memperbaiki tata kelola pemerintahan, dan pengendalian atas risiko.

 

Dalam kesempatan itu, Yasonna juga menekankan bahwa seluruh pimpinan satuan kerja untuk melaksanakan pembinaan dan pengawasan melekat kepada jajarannya agar dapat menekan tingkat pelanggaran.

 

Lebih lanjut, pria asal Nias ini menyebutkan, dirinya telah menandatangani piagam audit sehingga wajib bagi kepala satuan kerja mendukung pelaksanaan pengawasan oleh Inspektorat Jenderal.

 

“Saya tidak ingin mendengar lagi ada Kepala Satuan Kerja yang tidak memberikan akses dan menghalangi-halangi proses  pengawasan yang sedang dilakuka proses pengawasan yang sedang dilakukan oleh jajaran Inspektorat Jenderal,” tegasnya.

 

Selain itu, Yasonna mengapresiasi inovasi dan prestasi Itjen pada tahun 2021, yaitu mempertahankan Sertifikasi Internasional ISO 37001: 2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan


Yasonna mengapresiasi inovasi dan prestasi Itjen pada tahun 2021, yaitu mempertahankan Sertifikasi Internasional ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Itjen juga telah menyelenggarakan program Gerakan Lima Hari Belajar (GEMAR BELAJAR) untuk meningkatkan kompetensi APIP sekaligus megimplementasikan Corporate University Kemenkumham. Dia berharap keberhasilan ini dapat ditiru unit kerja lain.

BACA JUGA : https://nawacitapost.com/nasional/2021/11/03/apresiasi-langkah-jokowi-baranusa-juga-yakin-dpr-sahkan-andika-perkasa-sebagai-panglima-tni/

Pada kesempatan yang sama sebelumnya, Inspektur Jenderal Razilu melaporkan capaian pelaksanaan Panca Program Unggulan Itjen Tahun 2021 dan hal-hal lain telah dikerjakan dalam rangka menindaklanjuti secara responsif, inovatif, dan aplikatif instruksi serta arahan Bapak Menteri Hukum dan HAM pada saat pelantikan Irjen tanggal 10 Maret 2021.

SIMAK VIDEO : HDKD 2021 RUPBASAN KELAS II PURBALINGGA PELAYANAN PERAWATAN

https://youtu.be/iLwWgoWmEFo

 

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini