Simak berita lainnya di Tiktok NAWACITA
Pada aula Soepomo, Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat (Kanwil Kemenkumham Jabar), hadir Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar Sudjonggo, Kepala Divisi Pemasyarakatan Taufiqurrakhman, Kepala Divisi Keimigrasian Heru Tjondro, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Heriyanto, Plt. Kepala Divisi Administrasi Eva Gantini, para Pejabat Struktural Kanwil Jabar, serta para tamu undangan kegiatan dan para penerima bantuan Kumham Peduli yang mengikuti kegiatan secara teleconference.
Berlangsung terspusat di Selasar Gedung Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham, Jakarta Selatan, kegiatan bakti sosial ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Kumham Edward Omar Sharif Hiariej, Sekretaris Jenderal Kemenkumham Andap Budhi Revianto dan jajaran Pimpinan Tinggi Kemenkumham.
NAWACITA TV: WAWANCARA EXKLUSIF BERSAMA KAKANWIL JABAR GUNA MENSOSIALISASIKAN PELAYANAN PUBLIK
https://www.youtube.com/watch?v=59itdXV2AiA&t=9s
Penyerahan bantuan secara simbolis dan penyampaian kata sambutan dari Wakil Menteri Omar Sharif membuka kegiatan “Kumham Peduli Kumham Berbagi dan Empati Kumham" secara resmi. Wamenkumham menyampaikan bahwa pelaksanaan acara bakti sosial ini bukan hanya sekedar perayaan tetapi juga perwujudan dari nilai dan arti dari Dharma Karya Dhika itu sendiri. “Dilaksanakannya bakti sosial mencerminkan nilai Dharma Karya Dhika di dalam diri setiap insan Kemenkumham yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara” tutur Omar Sharif dalam sambutannya.
Baca juga: Gebyar Akhir Tahun ! Nawacita TV Gelar Kontes Berhadiah Jutaan Rupiah
Bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Kemekumham menyerahkan bantuan dalam bentuk APD dan “New Normal Kit” yang berupa masker, hand sanitizer hingga peralatan makan. Selain itu Kemenkumham juga memberikan bantuan berupa beasiswa kepada keluarga ASN yang meniggal akibat Covid-19.
Kegiatan bakti sosial Kumham Peduli Kumham Berbagi ini juga dilaksanakan secara bersamaan dengan kegiatan donor darah hari ini yang diikuti oleh sekitar 3.800 orang ASN Kemenkumham di seluruh Indonesia.
(Emrick)