Peninjauan di Rupbasan Bandung ini didampingi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Sudjonggo, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Taufiqurrakhamn, dan Kepala Divisi Administrasi, Ngadiono Basuki, serta disambut langsung oleh Kepala Rupbasan Kelas I Bandung, Alviantino.
Peninjauan oleh Staff Ahli Menteri Bidang Penguatan RB ini diawali pada fasilitas layanan yang ada di Rupbasan Bandung seperti Loket Pelayanan dan Informasi, Loket Pengaduan, serta Inovasi Rupbasan Bandung yaitu SiBABA atau Sistem Informasi Basan (Benda Sitaan) dan Baran (Barang Rampasan) yang kemudian diisi dengan sedikit penjelasan dari Karupbasan Bandung kepada Staff Ahli terkait aplikasi SiBABA dan SiBABA Online.
Setelah dari Fasilitas Layanan Rombongan Peninjauan ini bergeser ke Fasilitas Gudang Penyimpanan Basan Baran Rupbasan Bandung, dikesempatan ini beberapa hal seperti Pelayanan langsung yang diberikan kepada Masyarakat, Koordinasi dengan APH terkati Basan Baran yang ada di Rupbasan Bandung, serta Tata Kelola Administrasi Basan Baran menjadi pertanyaan yang dilayangkan oleh Staff Ahli Menteri kepada Karupbasan dan Kadivpas.
Beranjak ke Penguatan, kegiatan dibuka oleh Kakanwil Sudjonggo, Ia berterimakasih atas perkenan nya Staff Ahli Menteri Bid. Penguatan RB ke Rutan Perempuan dan Rupbasan Bandung untuk memberikan Masukan dan Arahan agar Rutan Perempuan dan Rupbasan Bandung lebih siap lagi dalam menghadapi Desk Evaluasi Pembangunan Zona Integritas baik yang hendak meraih WBK maupun WBBM.
BACA JUGA :
Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan RB Bersama Kakanwil Kumham Jabar Tinjau...
Staff Ahli Menteri dalam arahannya menyampaikan, “Saya bisa membandingkan beberapa rupbasan yang pernah dikunjungi, rata-rata sudah baik, tapi Rupbasan Bandung ini sangat baik, yang mana kalau di Rupbasan lainnya bisa rapi itu karena barang titipannya (Basan Baran) sedikit, sedangkan rupbasan bandung bisa tetap rapi sekalipun barang titipannya (Basan Baran) yang banyak,” Ungkap Staff Ahli Menteri.
Kemudian Ia melanjutkan, dalam meraih predikat WBBM harus memiliki kualifikasi survei dan strategi yang sangat baik.
“Untuk meraih predikat WBBM, kualifikasi Survey nya harus sangat baik. Kita sudah punya sumber daya untuk meraih WBBM ini yaitu telah WBK nya Rupbasan Bandung, artinya yang sekarang dibutuhkan Rupbasan Bandung adalah strateginya,” Jelasnya.
-
(Kornelius Wau)