Baca Juga : Muhammad Kece dan Paul Zhang Penghina Simbol Agama Layak Dipidana, Demikian Berlaku Sama ke AA Gym, Abdul Somad dan Yahya Waloni?
Terkait penangkapan Muhammad Kece, Otoli Zebua yang peduli terhadap penistaan agama. "Mengapresiasi kepada polisi yang telah berhasil dan sukses menangkap Muhammad Kece, yang diduga melakukan penistaan agama. Tentu kita juga berharap segera menangkap yang lain yang telah menangkap penistaan agama, seperti Abdul Somad, Yahya Waloni, AA Gym dan tokoh yang lain juga harus diproses secara hukum. Sehingga masyarakat menilai bahwa Polri itu betul-betul netral. Tidak karena Muhammad Kece menista agama Islam, terus dia ditangkap sementara ada yang lain yang menghina katakan Kristen, tetapi tidak ditangkap, seakan terjadi pembiaran," tegasnya ketika ditemui Nawacitapost di kawasan Galaxy Kota Bekasi, Rabu (25/8/2021).
Saat, Muhammad Kece menista agama. Ustad Abdul Somad pada Agustus 2019 menyebut bahwa ada Jin di dalam Salib, AA Gym pada 11 Agustus 2020 menyebut bahwa logo HUT RI ke-75 itu lambang salib, dan Yahya Waloni pada Februari 2021 menyebut kitab Babel (umat Kristen) berisi dongeng.
Seharusnya, jika mengacu kepada tag line Equality Before The Law, yaitu persamaan dihadapan hukum, ketiga orang itu bernasib sama dengan Muhammad Kece.
Bahkan pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas biasa disapa Gus Yaqut pada Minggu 22 Agustus 2021 dikutip dari laman Kemenag, menegaskan segala bentuk penghinaan dan ujaran kebencian terhadap simbol agama adalah tindakan pidana.
Sepertinya dengan ditangkapnya Muhammad Kece, orang yang mengadukan dan melaporkannya ke Polisi merasa puas.
Muhammad Kece memang harus ditangkap. Apalagi berkuasanya Taliban, akan menjadi spirit dan amunisi bagi kelompok radikal di Indonesia untuk bergerak, dan bisa jadi Muhammad Kece bila tidak segera ditangkap akan menjadi efek bola salju yang liar. menegakan syariat Islam. sebab bila tidak akan menjadi efek bola salju liar.
Penangkapan Muhammad Kece, selain didasarkan hukum, juga desakan konstituen (orang). Sedangkan AA Gym, Abdul Somad, Yahya Waloni yang jelas-jelas menista agama, mungkin dianggap tak cukup alat bukti.
Bahkan, aktivis lembaga Dakwah PW NU Jawa Barat, Ayik Heriansyah dalam tulisannya di Facbooknya, dengan judul Apa yang Dilihat Dari Salib, Selasa 24 Agustus 2021, dalam kolom komentar tanya jawab dengan netizen bernama Herry Santoso yang bertanya Menjelekkan ato mengolok" agama/keyakinan orang lain bukankah tidak diperbolehkan oleh agama kita (Islam).....kenapa hal ini dilakukan oleh seorang pendakwah (UAS)....mohon pencerahannya Kyai..., lalu Ayik menjawab, iya memang tidak boleh. UAS salah.
Jika, Muhammad Kece tidak ditangkap dan AA Gym Cs Ditangkap, itu akan membuat gejolak aksi bergejolak terus-menerus dan bisa ditumpangi kelompok radikal beraksi.
Jadi, pilihannya harus Muhammad Kece yang ditangkap. Sementara yang menghina agama di luar Islam, belum bisa ditangkap karena sekali lagi, alat buktinya tak ada dan mungkin juga tak mendukung.