Kamis, 4 Juni 2026

BNNK Gunungsitoli Ajak Masyarakat Lawan Narkoba

Photo Author
- Senin, 28 Juni 2021 | 22:04 WIB
Gunungsitoli,  NAWACITAPOST - Kepala BNNK Gunungsitoli, Kompol Arifeli Zega, S.H., MH menyampaikan bahaya narkoba bagi generasi muda bangsa.


Arifeli Zega menceritakan sebuah kisah korban Narkoba yang bernama,  Jery Halawa seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di kota Gunungsitoli. Dalam prinsipnya Jery sebagai seorang Nias, Halawa adalah identitas keluarga (Marga) yang harus dijaga nama baiknya.


Kata dia,  Jery seorang Yatim, saat ini dia hidup bersama dengan Ibunya dan adiknya Lusi pelajar di salah satu SMK di Kota Gunungsitoli.


Sebagai seorang mahasiswa, Jery termasuk Mahasiswa yang aktif, ramah dan peduli terhadap lingkungan kampus tempat dia menimba ilmu termasuk kepada Dosen dan teman teman kampusnya.


Peredaran Narkoba di Kampus



Menurut Arifeli Zega,  saat itu bermula ketika Jery nongkrong di kantin kampus dengan teman temannya, sembari menunggu jadwal perkuliahan berikutnya, Jery bertemu dengan senior seniornya. Dari pertemuan itu Jery diajak dan dirayu untuk gabung dengan mereka, malamnya Jery ikut para seniornya itu yang tanpa Jery sadari sudah menyusun rencana jahat terhadap Jery yang jadi awal hancurnya masa depan Jery.


"Jery ditawari narkoba oleh seniornya, awalnya Jery masih enggan untuk mencoba dan berusaha untuk menolak, namun dengan bujukan dan rayuan seniornya Jery akhirnyapun terjerumus," kata dia, senin (28/6/2021).


Akibat narkoba yang ditawarkan teman seniornya itu menbuat Jery terkapar di kamar.



"Saat pagi Jery ditemukan Ibunya tergolek lemah di ranjang, dan dan mulut Jery penuh busa.Beruntung Ibunya Jery masih menyimpan kontak BNNK Gunungsitoli, yang di dapat Ibunya saat acara sosialisasi bahaya narkoba di Gereja," kata dia,


 Selanjutnya,  ibu Jery langsung menghubungi BNNK Gunungsitoli, kemudian atas pertolongan, bantuan serta kesigapan tenaga tenaga BNNK Gunungsitoli yang sangat profesional dalam menjalankan tugasnya, nyawa Jerypun akhirnya bisa tertolong. Jery dirawat, dikonseling dan beberapakali menjalani proses rehabilitasi sampai Jery bisa pulih kembali dan dinyatakan bebas dari pengaruh narkoba.


Selanjutnya, Kepala BNNK Gunungsitoli, memberikan arahan dan  bimbingannya kepada Ibu Jery, mengajak untuk menyampaikan kepada semua keluarga supaya kita bersama sama perang terhadap narkoba.



Sementara itu,  BNNK Gunungsitoli dengan sikap berani, netral dan responsif dan dari pengembangan kasus ini, BNNK Gunungsitoli berhasil meringkus para pengedar narkoba dan menjebloskan mereka ke penjara.


Kemudian, kata dia,  Ibu Jery sangat bangga dengan Jery, yang punya tekad dan semangat yang kuat untuk pulih kembali dari pengaruh narkoba. Ibu Jery berpesan, agar Jery memulai hidup yang baru, melupakan masa lalu dan menggapai mimpi serta cita cita bersama.


Jery pun sangat semangat, dan bisa mengambil pelajaran yang sangat berharga dari pengalaman masa lalu yang sudah dia alami, dan mulai bersiap kembali meraih mimpi dan cita citanya  untuk membahagiakan ibu dan juga adiknya dan mengajak teman temannya bersama sama perang melawan narkoba.

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini