Kamis, 4 Juni 2026

Ngadu ke Presiden Jokowi, FWP Minta Pembunuh Wartawan Pembongkar Narkoba dan Judi di Sumut Terungkap

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Minggu, 20 Juni 2021 | 08:29 WIB
MEDAN-NAWACITAPOST-Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Sumut meminta Presiden Jokowi untuk menanggapi cepat keluhan wartawan di Sumut, soal ancaman dan intimidasi oleh kelompok mafia. Pada hari ini, Marsal Harahap, salah satu wartawan yang sering memberitakan soal perjudian dan narkoba tewas ditembak orang tak dikenal (OTK).

"Kami tidak tahu mau ngadu kemana lagi kalau ngadu ke kantor polisi sudah berulang-ulang, tapi tidak pernah ada pelaku yang ditangkap. Tak ada efek jera bagi para pelaku teror terhadap wartawan. Hari ini satu lagi rekan kami tewas," kata Ketua FWP, Zulkifli, Sabtu (19/6).

Zulkifli beralasan kenapa harus mengadu ke Presiden Jokowi? Menurut dia, persoalan di Sumut ini sangat komplek. Semua persitiwa sudah saling terkait, mata rantai dalam jaringan mafianya. semakin kuat mencengkramnya. "Ini hanya dapat diatasi oleh Presiden, melalui Panglima TNI dan Kapolri, " ucapnya.

Dia menegaskan, bahwa jaringan narkoba dan perjudian sudah sangat merusak dan membahayakan.

3 Wartawan Jadi Korban Diduga Ulah jaringan Narkoba dan Bandar Judi

Dia menjelaskan sebelumnya rumah Sofyan di Binjai dibakar, rumah Bembi Lubis di Pematang Siantar di bom molotov,." Ini semua karena memberitakan judi dan narkoba, " ungkapnya.

Terkait kasus ini, Zulkilfi berharap Presiden Jokowi merespon cepat keluhan para wartawan di Sumut ini, karena, profesi wartawan adalah penyambung lidah rakyat. Sebab rakyat tidak akan bisa langsung mengadukan nasibnya kepada Presiden jika tidak melalui perantara wartawan.

"Kalau wartawan sudah terancam, bagaimana rakyatnya, karena itu saya berharap Presiden secepatnya respon keluhan kami, " ujarnya.

Lanjutnya, kabar duka untuk wartawan datang dari Pematang Siantar, Marsal Harahap, tewas bersimbahdarah sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit. Sebelum tewas, Marsal sering memberitakan soal perjudian dan narkoba di wilayah Pematang Siantar. "Dia ditembak Sabtu pagi sekitar pukul 03.00 WIB, " sebutnya.

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini