Marciana mengungkapkan bahwa dibawah kepemimpinan Menkumham Yasonna Laoly telah mendorong agar para pegawai di lingkungan Kemenkumham selalu giat bekerja.
Ditengah, usia Menkumham Yasonna Laoly yang ke-68 tahun, dirinya berharap beliau dapat terus bekerja dan mewujudkan Kemekumham transparan dan birokrasi yang bersih dari korupsi seperti yang telah dilakukan selama ini oleh Bapak Yasonna.
Foto : Menkumham Yasonna Laoly
“Kita ucapkan ulang tahun ke- 68 tahun untuk Bapak Yasonna Laoly, semoga harapan kami kepada Bapak Yasonna semakin sukses dan terus menjadi pemimpin yang di cintai anak buahnya dan Rakyat dan Negara Indonesia,” kata Marciana, kepada Nawacitapost, Senin (31/5)
-
Dia juga menergaskan telah banyak inovasi yang dilakukan Yasonna Laoly sebagai Menkumham. Salah satunya yang menciptakan suatu inovasi dan terobosan untuk memberikan yang terbaik kepada seluruh stakeholder.
Namun, dia menyebutkan, bahwa ditengah masa pandemi ini pihaknya tetap memberikan pelayanan publik di Kanwil Kemenkumham NTT dengan berlakukan protokol kesehatan (prokes).
“Kita tetap bekerja dan membuka pelayanan publik dengan aturan prokes yang berlaku,” ujarnya.
Target Meraih WBBM
Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal mendatangi Rutan Kelas IIB Maumere terkait on desk evaluation satuan kerja berpredikat Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Senin (31/05/2021).
Dalam proses evaluasi, jajaran Rutan Maumere didampingi langsung Kepala Kanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone dan Kepala Divisi Keimigrasian, Eko Budianto. Secara umum, TPI yang dipimpin Pengendali Teknis, Ichsanudin Eko S., menekankan bahwa predikat WBK/WBBM dapat diraih bila seluruh jajaran Rutan Maumere mau berubah menjadi lebih baik.
“WBK itu kembali pada diri kita sendiri. Kawan-kawan di Rutan Maumere harus bisa mengubah mindset, budaya kerja dan pola pikir semua pegawai ke arah yang lebih baik,” ujar Ichsanudin Eko S.
Eko meminta seluruh pegawai agar tetap semangat dalam bekerja dan tidak boleh terlibat dalam hal-hal yang tidak baik. Sedangkan Rutan Maumere sendiri, secara umum sudah tertata dengan baik. Termasuk dalam hal kebersihan. “Loyalitas pegawai harus lebih tinggi pada pimpinan dan harus melaksanakan tusi (tugas dan fungsi) dengan baik serta tidak melanggar peraturan,” tegasnya.
Anggota TPI, Junita Aristiati menyampaikan terima kasih atas sambutan dari Rutan Maumere lewat tim penari yang juga menambah semangat TPI. Lebih lanjut dikatakan, WBK sebetulnya sudah terlihat di Rutan Maumere. Namun, ada beberapa hal yang masih harus diubah dan ditata kembali serta diganti.
“Untuk data dukung yang kemarin harus dilihat kembali. Untuk alur-alurnya dan mekanismenya ditampilkan. Ada beberapa ruangan yang harus dicantumkan papan nama,” urainya.
erkaitan dengan kebersihan Rutan, Junita sepakat, terutama pada kamar-kamar untuk napi disebut sudah sangat bersih. Disisi lain, jajaran Rutan Maumere juga harus memperhatikan air bersih untuk kesejahteraan para napi. “Karena air adalah kebutuhan pokok untuk para tahanan, sehingga memang harus diperhatikan,” jelasnya.
Sementara itu, Kakanwil Marciana mengucapkan terima kasih kepada TPI yang bersedia datang langsung ke Maumere. Ucapan terima kasih juga disampaikan untuk Kepala Rutan Maumere yang telah menyambut kedatangan TPI beserta rombongan dengan baik. “Kalau mau WBK, harus kembali ke diri kita sendiri dan dimulai dari hati,” ujarnya.
Marciana juga mengingatkan seluruh jajaran Rutan Maumere agar bekerja dengan hati dan berintegritas. Kemudian, menjaga suasana Rutan agar tetap kondusif dan menjalin kerjasama yang baik dengan semua pihak. Hal tersebut harus dilakukan untuk mewujudkan pembangunan Zona Integritas menuju WBK
Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham NTT, Eko Budianto dalam arahannya meminta seluruh jajaran Kanim Maumere untuk selalu menjaga kekompakan sesama ASN dan selalu bekerja dengan hati yang tulus. “Selain itu, harus selalu menghindar dari hal-hal yang dapat merusak organisasi,” pintanya.
Kakanwil NTT, Marciana Dominika Jone memberikan apresiasi terhadap Kanim Maumere atas semangat yang sangat luar biasa untuk mencapai predikat WBK. “Kunci untuk semua itu adalah niat yang baik dan hati yang tulus,” tegasnya