Jumat, 5 Juni 2026

Cegah Penularan Covid-19, Menkumham Yasonna Laoly Ingatkan Ditjen Imigrasi Perketat Prosedur Orang Masuk ke Indonesia

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Selasa, 18 Mei 2021 | 00:21 WIB




Yasonna mengingatkan jajarannya, khususnya Direktorat Jenderal Imigrasi untuk memperketat prosedur pencegahan dan penanganan Covid-19 terkait perlintasan orang masuk ke Indonesia.

 

"Berkaca dari situasi global pandemi Covid-19 di mana banyak negara telah memasuki masa pandemi kedua dan ketiga serta banyaknya varian mutasi virus Covid-19. Contoh paling mutakhir di India yang sungguh mengerikan. Kita berharap ini tidak terjadi di Indonesia. Harus menjadi perhatian bagi kita semua bahwa perang melawan Covid-19 belum selesai. Bagi jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi yang bekerja di perlintasan, baik darat, laut, maupun udara, harus lebih meningkatkan perlindungan diri dan pencegahan bagi WNI maupun WNA yang masuk," kata Yasonna dalam keterangannya, Senin (17/5/2021).

Yasonna menegaskan, melonjaknya kasus positif di sejumlah negara tetangga harus menjadi perhatian khusus.

"Di Malaysia sekarang terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Banyak mereka yang mulai berpikir untuk mengembalikan pekerja-pekerja migran asal Indonesia. Untuk itu teman-teman di perlintasan untuk memberikan perhatian," kata Yasonna.

Atas kondisi tersebut, Yasonna memerintahkan jajaran Ditjen Imigrasi untuk meningkatkan koordinasi dengan Satgas Covid-19 di setiap bandara, pelabuhan dan pintu masuk perlintasan lainnya.

"Kita jaga secara bersama-sama dengan mematuhi protokol Covid-19," katanya.

Selain kepada jajaran Imigrasi, Yasonna juga meminta jajaran Ditjen Pemasyarakatan untuk memberikan perhatian khusus pada penanganan warga binaan pemasyarakatan di masa pandemi. Hal ini mengingat kondisi lapas yang masih over kapasitas.

"Kondisi over crowded dan kunjungan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri harus menjadi perhatian kita bersama demi mencegah penyebaran Covid-19 di Lembaga Pemasyarakatan atau Rumah Tahanan. Ditjen Pemasyarakatan harus dapat meningkatkan pengawasan dan respons cepat jika terdapat kasus Covid-19," katanya.

Dalam kesempatan ini, Yasonna berharap agar tidak terjadi lonjakan Covid-19 Indonesia akibat keramaian di sejumlah tempat wisata pada masa libur Lebaran. Dikatakan, perlu gotong royong dan kepedulian seluruh pihak mulai dari aparatur pemerintah hingga masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Beberapa waktu belakangan ini setelah Hari Raya masih banyak kita temukan keramaian-keramaian di tempat-tempat wisata. Kita harapkan dan doakan agar tidak terjadi lonjakan Covid-19 di Indonesia," tutup Yasonna.


Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini