NAWACITAPOST.COM - Informasi yang berbeda beredar di masyarakat terkait laporan tindakan penganiayaan terhadap pemuda Iqbal yang melibatkan Hafidh Fawwaidz (HF), putra sulung anggota DPRD Surabaya Saifudin Zuhri.
Disatu sisi, Iqbal (19) warga Tambak Dono, Pakal melaporkan HF ke Polrestabes Surabaya karena merasa dianiaya dan tercatat dalam registrasi laporan nomor: LP/B/309/III/2024/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR.
Namun disisi yang lain, pihak Hafidh melalui Kuasa hukumnya, Billy Handiyanto pada Senin (22/04/2024), menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar dan tidak mencerminkan fakta yang sebenarnya.
Baca Juga: Putra Syaifudin Zuhri dilaporkan Penganiayaan, Berikut penjelasan Anggota Dewan Surabaya ini
“Justru klien kami, saudara HF, yang dirugikan dalam masalah ini. Kaca mobilnya pecah karena dilempar batu oleh Iqbal, kemudian Iqbal lari ke rawa-rawa. Klien kami sudah melakukan tindakan tepat, langsung lapor polisi. Infonya ditemukan alkohol dan obat-obatan terlarang yang dibawa di motor sekelompok pelempar batu tersebut,” tegas Billy didampingi terlapor, Hafidh Fawwaidz.
Billy juga menjelaskan kronologi peristiwa yang terjadi. Pada malam hari sekitar pekan ketiga Maret 2024, HF dalam perjalanan pulang dari ziarah ke makam Sunan Drajad di Lamongan. Ketika hampir sampai di rumah, mobilnya dilempar batu, meskipun untungnya tidak mengenai HF secara langsung.
“Untung saja batu itu tidak kena mata HF, hanya kaca depannya mengalami kerusakan berat. Klien saya memang tidak kenapa-kenapa, tetapi pelemparan batu jelas perbuatan yang tidak boleh dan melanggar hukum,” ujar Billy.
Baca Juga: Eri Cahyadi dan Armuji Perkuat Komitmen untuk Warga Surabaya
Setelah terjadi pelemparan, HF melakukan pengejaran bersama warga setempat. Mereka berhasil menemukan motor yang ditinggalkan oleh pelaku, sementara pelaku sendiri melarikan diri ke rawa-rawa. HF kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pakal.
“Dari laporan itu, anggota polsek masuk ke situ (rawa-rawa) dan berhasil menangkap satu orang. Infonya dari polsek, ditemukan juga obat-obatan dan alkohol di sepeda motor pelaku, tapi saya tidak mau mengomentari itu. Saya hanya mengomentari aksi pelemparan yang mana perbuatan itu tidak boleh dilakukan. Dan katanya, sebelumnya juga ada satu mobil yang dilempar juga” sambungnya.
Terkait laporan dugaan penganiayaan yang terjadi di Rumah Aspirasi, Billy membantah, dan menjelaskan secara detail.
Baca Juga: Kosong Selama Lima Tahun, Mall THR Surabaya Rugikan Pemkot Rp 100 Miliar
Setelah kejadian malam itu, salah satu dari pelaku yang melakukan pelemparan, datang ke rumah aspirasi keesokan harinya.
Di Rumah Aspirasi tersebut, lanjut Billy, ada banyak orang, termasuk ayah HF. Mereka semua saling bermaafan dan tampak damai.
Artikel Terkait
Halal bi Halal Pemkot Surabaya, Armuji: Momen Silaturahmi dan Komitmen Layani Warga
DPRD Surabaya Sambut hari pertama Pasca Idul Fitri dengan Halal Bi Halal
Kosong Selama Lima Tahun, Mall THR Surabaya Rugikan Pemkot Rp 100 Miliar
Putra Syaifudin Zuhri dilaporkan Penganiayaan, Berikut penjelasan Anggota Dewan Surabaya ini
Eri Cahyadi dan Armuji Perkuat Komitmen untuk Warga Surabaya