Minggu, 19 Juli 2026

Nitizen Apresiasi Kejagung, Pedas Soroti Pemerintah Adanya Tambang Timah Ilegal Jadi Sumber Jumbo Korupsi Rp217 Triliun 16 Tersangka

Photo Author
Fahrin Waruwu, Nawacita Post
- Minggu, 31 Maret 2024 | 08:38 WIB
Foto Para Tersangka Yang Nitizen Pedas Soroti Pemerintah, Adanya Tambang Timah Ilegal Jadi  Sumber Jumbo Korupsi Rp217 Triliun 16 Tersangka (NAWACITAPOST.COM)
Foto Para Tersangka Yang Nitizen Pedas Soroti Pemerintah, Adanya Tambang Timah Ilegal Jadi Sumber Jumbo Korupsi Rp217 Triliun 16 Tersangka (NAWACITAPOST.COM)
 
NAWACITAPOST.COM  - Gegerkan seluruh Masyarakat Indonesia besaran dugaan korupsi Modus CSR Tambang Timah diduga ilegal yang Merusak Kawasan Hutan Dan Non Hutan di Bangka Belitung, heboh disorot Nitizen diberbagai platform Media sosial. Kemana Pemerintah selama 8 Tahun itu ?.Mana Pengawasannya ? . 'Kita Apresiasi Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia,"Kata Nitizen.
 
Tidak tanggung-tanggung Kasus korupsi pada tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022 itu mencapai Rp271 Triliun yang diungkap oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RIl
 
Kasus korupsi yang merugikan keuangan negara Indonesia Rp271 Triliun ini,  menyorot perhatian publik karena melibatkan nama-nama pesohor diantaranya Suami aktris Sandra Dewi, Harvey Moeis yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
 
Harvey Moeis suami artis Sandra Dewi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini, diduga menjadi pihak yang mewakili PT RBT. 
Foto Para Tersangka Yang Nitizen Pedas Soroti Pemerintah, Adanya Tambang Timah Ilegal Jadi Sumber Jumbo Korupsi Rp217 Triliun 16 Tersangka (NAWACITAPOST.COM)
Ia bersama-sama eks Direktur Utama PT Timah, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani (MRPP) diduga mengakomodir aktivitas penambangan liar di wilayah IUP PT Timah untuk meraup keuntungan. 
 
Selain itu, ada pula nama Helena Lim yang dikenal publiks sebagai "crazy rich" Pantai Indah Kapuk (PIK) ikut terseret pada kasus korupsi ini, juga menjadi perbincangan nitezen di berbagai platform media sosial karena Helena Lim red. yang selalu tampilkan kemewahan hingga rumah mewah nya ikut disorot.
 
 
"Waooo, Total nilai kerugian negara kita yang sangat fantastis, mencapai Rp 271.069.688.018.700 atau Rp 271 triliun, bisa mengurangi angka kemiskinan di negara Indonesia yang selalu pemerintah sampaikan selama ini, termasuk mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Bapak Mahfud MD pernah ungkap ke Publik, ayo dong pak Bantu dan  bagikan ke masyarakat kita,"," kata para Nitizen diakun mereka di Snack Vidio.
 
"Fantastis Rp271 Triliun Korupsi Koruptornya. Hukum Mati Pelaku atau tersangka nya," ujar Nitizen lainnya dalam vidio pribadinya.
 
Dalam Vidionya Tu Bagus Danil Ikut memberikan komentar nya, menurut nya CSR yang diduga dikorupsi para pelaku, seharusnya diberikan kepada masyarakat terdampak bukan memperkaya mereka pelaku koruptor tersebut.
 
 
"Kejaksaan miskinkan mereka, dana CSR tersebut harusnya kepada masyarakat terdampak, bukan untuk kesenangan mereka pribadi dan keluarganya," ungkap penggiat media sosial ini seperti dilansir nawacitapost.com, Minggu (30/3).
 
Untuk diketahui, berdasarkan hasil pemeriksaan dan dikaitkan dengan alat bukti yang ditemukan, Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus telah menahan 16 orang tersangka.
 
1 M Riza Pahlevi Tabrani, Direktur Utama PT Timah 2017-2018;
 
2. Emil Emindra, Direktur Keuangan PT Timah 2017-2018;
 
3. Alwin Albar, Direktur Operasional 2017-2018 dan 2021, sekaligus Direktur Pengembangan Usaha PT Timah 2019-2020;
 
4. Tamron alias Aon, pemilik CV VIP;
 
5. Toni Tamsil, adik Tamron (tersangka OOJ);
 
6. Achmad Albani, Manajer Operasional CV VIP;
 
7. BY, Komisaris CV VIP;
 
 
8. HT alias ASN, Direktur Utama CV VIP;
 
9..Rosalina, General Manager PT TIN;
 
10. RI, Direktur Utama PT SBS;
 
11. SG alias AW, pengusaha tambang di Pangkalpinang;
 
12. MBG, pengusaha tambang di Pangkalpinang;
 
13. Suparta, Direktur Utama PT RBT;
 
14. Reza Andriansyah, Direktur Pengembangan Usaha PT RBT;
 
15. Helena Lim, Manager PT QSE;
 
16. Harvey Moeis, pemegang saham PT RBT.
 
"Akibat perbuatan para tersangka, negara merugi hingga Rp271 triliun. Dan bakal ada nama tersohor lagi, diharapkan masyarakat mendukung kami dalam mengungkap kasus ini secara terang benderang. Aset para tersangka juga ikut sudah di tracking." Pungkasnya.

Editor: Fahrin Waruwu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pria Meninggal Mengapung di Sungai Siak

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB