Kamis, 4 Juni 2026

Irjen Pol. Andap Budhi Revianto, S.Ik, MH : Bhayangkara, Cintaku Terbaik Untukmu

Photo Author
Ayu Yulia Yang, Nawacita Post
- Kamis, 14 Mei 2020 | 11:16 WIB
Kepulauan Riau, NAWACITAPOST - Mutasi dan naik jabatan dalam kepolisian sudah menjadi hal yang biasa dilakukan. Tidak mudah anggota kepolisian bisa naik jabatan atau dimutasi jabatan lain yang lebih tinggi. Banyak syarat dan pertimbangan. Termasuk pengangkatan jabatan yang diberikan kepada Kapolda Riau, Irjen Pol Andap Budhi Revianto, S.Ik, MH. Diangkat dan dilantik oleh Prof. Yasonna H. Laoly, SH, MSc, PhD, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham). Tak lain ditunjuk sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Sebelumnya adalah Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Riau (Kepri). Penunjukkan memang tak asal dilakukan. Pasalnya melihat kinerja Irjen Pol. Andap tak perlu diragukan. Terlihat dari salah satu video kegiatan kepolisian yang dibagikan ke sosial media (sosmed).

Foto : Upacara perpisahan (exit briefing) oleh Irjen Andap Budhi Revianto, S.Ik, MH. di Kepulauan Riau

Memang ditanamkan pada diri seorang polisi adalah pengabdian tanpa batas. Demikian terlihat didalam video kepolisian di Kepri. Perjalanan 1 tahun 8 bulan 22 hari bekerja dengan hati di Bunda Tanah Melayu, negeri Segantang Lada, Kepri, 20 Agustus 2018 hingga 11 Mei 2020. Saat upacara pun harus bersemangat pagi. Bisa mengikuti dengan kedisiplinan waktu. Apabila dilihat suara lantang semangat pagi masih kendor, akan diulang beberapa kali. Kemudian juga para polisi ditanya, nama Polda Kepri dihati ada atau tidaknya. Ada atau tidak pula Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di hati. Lalu, ditanya dimana. Jawabannya ada pada diri masing - masing.

-
Foto : Irjen Pol. Andap Budhi Revianto, S.Ik, MH

Kemudian dilanjutkan menyapa dengan salam kebajikan, bumi dipijak langit dijunjung. Irjen Kemenkumham yang bertindak pembina upacara merasa sudah sepatutnya membuka dengan pantun. Sayur kacang sayur lodeh, pokoknya aku sayang kamu deh. Dinamika waktu berjalan tanpa terasa. Irjen Kemenkumham mohon diri seluruh peserta upacara. Yaitu Kapolda kepada Wakapolda, Irwasda, para pejabat utama dan seluruh anggota polda Kepri beserta para jajarannya. Yang mana telah bertugas dan memastikan untuk mewujudkan kondisi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) Kepri yang aman, damai dan kondusif. Dicapai berkat kerja sama, dukungan dan do'a semua.

-
Foto : Irjen Pol. Andap Budhi Revianto, S.Ik, MH

Irjen Kemenkumham memohon maaf atas segala tindakan atau perkataan kurang berkenan. Baik saat dinamika bertugas dan pergaulan sehari - hari. Irjen Kemenkumham juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi - tingginya. Selanjutnya mohon diri dan do'a restu dengan amanah tugas yang baru. Tidak ingin terputus tali persaudaraan dan silaturahmi. Meskipun sudah exit briefing. Menyampaikan pula mengenai Pandemi Covid 19. Kesehatan bukan segalanya. Tapi tanpa kesehatan tidak akan berarti, ambyar. Diharapkan bisa menjaga kesehatan. Terlebih untuk menghantarkan ke depan pintu gerbang kebahagiaan. Bisa menjadi insan Bhayangkara yang bermanfaat. Menjadi Seligi Sakti yang mampu menjaga marwah negeri. Menjadi polisi adalah pilihan diri sendiri. Komitmen pun adalah kemauan diri sendiri. Tidak ada yang pernah menyuruh kecuali diri sendiri. Mengajak pula bermunajat kepada Tuhan. Siap melaksanakan tugas berbakti kepada Bangsa dan Negara. Meminta agar disinari hati dengan Nur petunjuk Tuhan. Jangan pernah ingkari. Memperhatikan pula protokol kesehatan yang telah ditentukan. Pernah mencapai angka tertinggi. 106 polri dan keluarga terpapar virus Covid 19. Di cek sebelum upacara, sudah turun menjadi 15 polri.

-
Foto : Irjen Pol. Andap Budhi Revianto, S.Ik, MH.

Irjen Kemenkumham mengatakan lebih lanjut. Jangan membawa virus ke rumah. Lindungi keluarga. Irjen yang merupakan Kapolda Kepri ke 12 akan cinta kepada semua adalah yang terbaik. Lalu, mengucapkan selamat bertugas kepada semua dan salam hormat kepada keluarga tercinta. Ditutup oleh nyanyian dari semua secara serentak. Meski ku bukan yang pertama dihatimu. Tapi cintaku terbaik untukmu. Meski ku bukan bintang di langit. Tapi cintaku yang terbaik. Salam kebangsaan, Merdeka. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Editor: Ayu Yulia Yang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini