Kamis, 4 Juni 2026

Munas Ke -8 Paham Indonesia Tunjuk Advovat Perempuan Pimpin LBH Tertua

Photo Author
Apen Sodikin, Nawacita Post
- Selasa, 28 Oktober 2025 | 20:39 WIB



Jakarta, Nawa Cita Post.com- Keputusan Musyawarah Nasional ke - 8 Lembaga  Bantuan Hukum ( LBH) Paham Indonesia mengangkat advokat perempuan Evi Risna Yanti, S.H., M.Kn, untuk menakhodai LBH PAHAM Indonesia yang telah berusia 26 tahun untuk masa bakti 2025 s.d. 2028.

Evi panggilan akrabnya sebagai advokat perempuan sering membela isu hak-hak perempuan dan anak, keumatan serta perlindungan keluarga Indonesia.
Munas Paham  Indonesia merupakan ajang untuk mengokohkan dan merancang rencana kerja Paham Indonesia dalam waktu 3 tahun kedepan.

Munas ke - 8 juga menunjuk jajaran pengurus LBH Paham Indonesia lainnya sebagai berikut:
Ketua Pengurus: Evi Risna Yanti S.H., M.Kn.
Sekretaris Jendral: Hoirullah S.Sy., M.H

Wakil Sekretaris Jendral: Mansur Naga, S.H.
Bendahara: Aristya Kusuma Dewi, S.H.
<span;>Wakil Bendahara: Deviyanti Dwingsih, S.H., M.H.

Direktur Oprasional: Busyraa Ahmad, S.H.
Wakil Direktur Oprasional:  Agung Muji Restiono, S.Pi., S.H.

Pada sambutan pertamanya Evi menyampaikan visi  "Growing connect, and contribute for justice and humanity" dan mengajak seluruh pegiat dan advokat Paham indonesia  di 29 Cabang untuk mengoptimalkan kerja-kerja advokasi dalam bingkai nilai moral dan ke-Islaman serta etika profesi, sehingga Paham  Indonesia  dengan seluruh cabangnya bisa semakin bertumbuh.

Beliau  juga menambahkan agar Paham  Indonesia melakukan kerjasama dengan lembaga lembaga yang memiliki visi misi yang sama, dalam mewujudkan keadilan  dan pembelaan yang berdampak luas bagi masyarakat pencari keadilan diseluruh cabang,

Memiliki kontribusi juga untuk pembangunan hukum di Indonesia.
Evi menegaskan bahwa banyak masyarakat tidak mampu yang membutuhkan bantuan hukum namun sangat sedikit advokat yang berintegritas dan profesional dalam menjalankan tugasnya. Paham Indonesia  selama ini diakui melakukan telah melakukan kerja kerja pendampingan secara maksimal dan profesional, dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Menurutnya Insya Allah Paham Indonesia  akan mengupayakan penyebaran kebermanfaatannya.
Munas ke -8 ditutup dengan doa bersama dan terkhusus untuk seluruh pegiat yang telah wafat saat berjuang di jalan perjuangan advokasi hukum dan HAM.

Editor: Apen Sodikin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini