NAWACITAPOST.COM - Salah satu Unit Pelaksana Teknis Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Selatan yakni, Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Palembang pada 2024, menargetkan peningkatan pelayanan eazy passport atau pembuatan paspor sistem jemput bola secara kolektif kepada masyarakat di enam kabupaten/kota dalam wilayah Sumatera Selatan.
"Sepanjang 2023, dilakukan 30 kali pelayanan jemput bola kepada ribuan warga, pada tahun ini ditargetkan meningkat dengan sasaran yang lebih luas," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang Mohammad Ridwan di Palembang, Rabu.
Pelayanan tersebut dilakukan kepada masyarakat di enam wilayah kerja meliputi Kota Palembang, Prabumulih, Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Kabupaten Ogan Komering Ilir yang tidak memiliki waktu datang ke Kantor Imigrasi di Palembang untuk membuat paspor baru atau penggantian buku/perpanjang masa berlaku pada hari kerja.
Baca Juga: Imigrasi Palembang Deportasi Empat WNA
Dia menjelaskan mengenai teknis pelayanan eazy passport, kelompok masyarakat, instansi pemerintah dan swasta silakan mengajukan permohonan ke Kantor Imigrasi Palembang dan pemohon menyiapkan dokumen persyaratan, seperti KTP, KK, akta kelahiran, ijazah atau surat nikah (pilih salah satu) salinan beserta dokumen aslinya.
Layanan eazy passport merupakan pengembangan pelayanan paspor simpatik yang dibuka pada momentum tertentu setiap akhir pekan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam membuat paspor.
Pelayanan paspor simpatik untuk membantu masyarakat yang tidak memiliki waktu untuk melakukan pengurusan paspor, dapat memanfaatkan kesempatan pelayanan khusus di akhir pekan guna memudahkan masyarakat mengurus dokumen keimigrasian.
Baca Juga: Imigrasi Palembang Cegah Masuk Pendatang Rohingya
"Pengembangan layanan pembuatan dokumen keimigrasian tersebut sesuai dengan slogan 'Kamu di Rumah Aja Petugas Imigrasi Datangi Kamu',"
ujar Ridwan.
Sementara Kepala Seksi Lalu lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang Adeb Yoenoes menambahkan selain masyarakat umum, pihaknya juga melayani permohonan eazy passport dari instansi pemerintah dan swasta, BUMN, warga perumahan, lingkungan pendidikan, seperti sekolah, pesantren, asrama, kampus perguruan tinggi, serta lingkungan organisasi.
Pelayanan pembuatan paspor jemput bola secara kolektif itu mulai banyak dimanfaatkan masyarakat, untuk lebih memasyarakatkan layanan itu, pihaknya terus berupaya melakukan sosialisasi kepada berbagai pihak dan lapisan masyarakat di enam kabupaten/kota yang berada dalam wilayah kerja Kantor Imigrasi Palembang.
Baca Juga: Imigrasi Palembang bukukan PNBP layanan paspor Rp28,8 miliar
Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ilham Djaya mendorong UPT Keimigrasian di Palembang dan Muara Enim untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Capaian kinerja yang cukup baik yang dilakukan pada 2023, diminta untuk lebih baik lagi pada tahun ini, sehingga dapat memenuhi harapan masyarakat dan meningkatkan penerimaan negara dari pelayanan tersebut
Artikel Terkait
Kemenkumham Sumsel: Imigrasi Palembang Deportasi Seorang Warga Belanda Karena Jualan Kebab
Berdagang Menggunakan ITK, Imigrasi Palembang Deportasi WN Belanda
Imigrasi Palembang bukukan PNBP layanan paspor Rp28,8 miliar
Imigrasi Palembang Cegah Masuk Pendatang Rohingya
Imigrasi Palembang Deportasi Empat WNA