Jumat, 24 Juli 2026

Kakanwil Kemenkumham Papua Sosialisasi Kekayaan Intelektual Pada Lomba Folk Song Lagu-lagu Daerah Papua

Photo Author
tantitamara, Nawacita Post
- Jumat, 3 November 2023 | 15:52 WIB
Kakanwil Kemenkumham Papua Sosialisasi Kekayaan Intelektual Pada Lomba Folk Song Lagu-lagu Daerah Papua. Foto: Kemenkumham Papua.
Kakanwil Kemenkumham Papua Sosialisasi Kekayaan Intelektual Pada Lomba Folk Song Lagu-lagu Daerah Papua. Foto: Kemenkumham Papua.


NAWACITApost.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua (Kakanwil Kemenkumham Papua), Anthonius M. Ayorbaba, SH.,M.Si menyampaikan sosialisasi pentingnya Kekayaan Intelektual dihadapan Ratusan Musisi yang mengikuti Lomba Folk Song lagu-lagu Daerah Papua, pada Jumat (3/11/2023).





Lomba Folk Song Lagu-lagu Daerah Papua diadakan oleh alumni Universitas Cenderawasih yang diselenggarakan di Ball Room Sunni Hotel Abepura.





Pentingnya Pemahaman Hak Kekayaan Intelektual bagi Industri Musik khususnya lagu-lagu Daerah di Papua yang masuk dalam Hak Kekayaan Intelektual Komunal butuh perlindungan hukum, dihadapan musisi Kakanwil Ayorbaba tegaskan akan mendaftar lagu-lagu baru yang dilombakan, Tim KI akan bekerja untuk proses pendaftarannya.





"Jika kelengkapan syarat yang dibutuhkan lengkap maka hanya butuh waktu 5-7 menit Surat Pencatatan Ciptaan akan diterbitkan," tegas Ayorbaba.





Kakanwil Kemenkumham Papua pun akan membayar PNBP setiap Pencatatan Ciptaan dari lagu-lagu Baru, ciptaan kelompok Musisi lagu-lagu Papua yang dilombakan, menurut Ayorbaba sedang diupayakan membentuk LMK (Lembaga Manajemen Kolektif) di Papua.





Ia menjelaskan saat ini lagu-lagu di Papua yang sudah didaftarkan dan mengantongi Surat Pencatatan Hak Cipta sebanyak 400 lagu dengan Pencipta baru mencapai 189 Pencipta. Jajaran Kanwil Kemenkumham Papua menargetkan 200 Pencipta dan 200 lagu untuk memenuhi syarat pembentukan LMK tersebut.





Lomba Akustik yang diselenggarakan ini dalam rangka memperingati Dies Natalis Uncen yang ke 61 Tahun. Kegiatan ini digelar upaya mendorong ruang bagi musisi akustik yang kini mulai terkikis oleh arus globalisasi di Tanah Papua.


Halaman:

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Pria Meninggal Mengapung di Sungai Siak

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB