3. Jalan Braga: Nuansa Kolonial di Tengah Kota Modern
Braga merupakan salah satu ikon klasik Kota Bandung yang tak pernah kehilangan pesonanya.
Deretan kafe estetik, seniman jalanan, hingga spot prewedding kerap mewarnai suasana jalan ini.
Lebih dari itu, Braga menyimpan nilai sejarah karena dulunya menjadi pusat perdagangan pada masa kolonial Belanda.
Datanglah saat malam minggu untuk menikmati suasana ramai dengan hiburan musik jalanan.
4. Jalan Dago: Perpaduan Wisata, Pendidikan, dan Gaya Hidup Urban
Jalan Dago terletak dekat dengan Jl. Siliwangi dan dikenal sebagai kawasan yang rimbun dan sejuk.
Kawasan ini sangat cocok untuk bersepeda santai dan memiliki berbagai destinasi menarik seperti Dago Dreampark, Tebing Keraton, Taman Hutan Raya Juanda, hingga Bukit Moko.
Selain itu, Dago juga dikenal sebagai pusat pendidikan karena terdapat universitas seperti Unpad dan Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial.
Kafe-kafe kekinian di sepanjang jalan ini juga menjadi tempat nongkrong favorit anak muda.
5. Jalan Asia Afrika: Jejak Sejarah dan Suasana Vintage di Tengah Kota
Jalan Asia Afrika adalah kawasan yang sarat sejarah dan arsitektur kolonial. Gedung-gedung bergaya vintage, museum, dan pertokoan klasik mewarnai jalanan ini.
Suasananya sangat cocok dinikmati di pagi atau sore hari, dengan jajanan khas Bandung yang menggoda di pagi hari dan kesejukan udara di sore hari.
Alun-alun Bandung yang terletak di kawasan ini pun menjadi pusat keramaian setiap akhir pekan. Bahkan, jalan ini pernah menjadi lokasi syuting film dan sinetron seperti Preman Pensiun.