Kamis, 4 Juni 2026

Bumil Kumpul! Inilah 5 Makanan yang Bisa Memicu Risiko Keguguran, Tak Cuma Nanas

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Rabu, 4 September 2024 | 10:45 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil  (Foto: Freepik)
Ilustrasi Ibu Hamil (Foto: Freepik)

NAWACITAPOST.COM - Kehamilan adalah masa yang penuh kebahagiaan, namun juga penuh perhatian. Salah satu hal yang sangat penting adalah memilih makanan yang tepat untuk menjaga kesehatan janin.

Saat hamil, tubuh ibu mengalami banyak perubahan, dan apa yang dikonsumsi dapat berdampak langsung pada kesehatan si kecil.

Mengonsumsi makanan yang tidak aman bisa meningkatkan risiko keguguran, sehingga ibu hamil perlu ekstra hati-hati dalam memilih menu sehari-hari.

Meskipun banyak makanan yang terlihat sehat, tidak semuanya aman untuk dikonsumsi selama masa kehamilan.

Baca Juga: Seru Banget! 5 Tempat Bungee Jumping di Jakarta dan Sekitarnya yang Harus Dicoba

Adanya berbagai makanan yang sebaiknya dihindari, nanas sering kali menjadi sorotan utama. Namun, ternyata ada beberapa makanan lain yang juga perlu diwaspadai.

Mengutip dari Halodoc, berikut adalah 5 makanan yang bisa memicu keguguran dan sebaiknya dihindari oleh ibu hamil yaitu:

1. Nanas

Siapa yang tidak suka nanas? Buah yang satu ini memang segar dan lezat, namun ibu hamil sebaiknya menghindarinya, terutama di awal masa kehamilan.

Nanas mengandung enzim bromelain yang bisa melunakkan leher rahim dan memicu kontraksi.

Jadi, walaupun nanas bisa jadi teman santai yang menyegarkan, sebaiknya ibu tidak menambahkannya dalam menu harian selama kehamilan.

2. Daging Mentah atau Setengah Matang

Daging mentah atau setengah matang adalah salah satu jenis makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan.

Daging yang belum dimasak dengan sempurna bisa mengandung kuman dan bakteri berbahaya, seperti parasit Toxoplasma gondii yang bisa menyebabkan keguguran atau bayi lahir meninggal.

Halaman:

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini