Kamis, 4 Juni 2026

ALCo Regional Jatim rilis Perkembangan Ekonomi Periode Januari 2024

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Selasa, 27 Februari 2024 | 00:17 WIB
Kantor Perwakilan Kementrian keuangan Jatim menggelar Press Conference APBN KiTa Regional Jawa Timur s.d 31 Januari 2023 di Surabaya (Nawi)
Kantor Perwakilan Kementrian keuangan Jatim menggelar Press Conference APBN KiTa Regional Jawa Timur s.d 31 Januari 2023 di Surabaya (Nawi)

Baca Juga: Capaian Luar Biasa! DJP Jatim I dan Wajib Pajak Raih Penerimaan Pajak 100 persen

6. Nilai Tukar Nelayan (NTN) Jawa Timur bulan Januari 2024 sebesar 94,73, terjadi penurunan sebesar 3,03%.

Hal tersebut dikarenakan Indeks Harga Terima Nelayan (It) turun sebesar 2,57% menjadi sedangkan Indeks Harga Bayar Nelayan (Ib) naik sebesar 0,47%.

7. Penurunan It disebabkan oleh turunnya indeks secara rata-rata pada kelompok Penangkapan Di Laut sebesar 2,66% sedangkan kelompok Penangkapan Di Perairan Umum naik sebesar 0,81%.

Kenaikan pada Indeks Ib sebesar 0,47% dari 118,17 menjadi 118,73 disebabkan oleh kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (KRT) sebesar 0,49% dan Indeks Biaya Produksi Dan Penambahan Barang (BPPBM) sebesar 0,46%.

Baca Juga: Tersangka Pidana Perpajakan, Kanwil DJP Jatim I Serahkan Berkas Dirut PT PUI ke Kejaksaan Surabaya

8. Nilai Tukar Petani Jawa Timur bulan Januari 2024 turun sebesar 0,16% dari 116,05 menjadi 115,86.

Hal ini disebabkan karena indeks harga yang diterima petani (It) mengalami kenaikan lebih rendah dibandingkan indeks harga yang dibayar petani (Ib). It naik sebesar 0,27% dan Ib naik sebesar 0,43%.

 

b. Perkembangan Realisasi APBN Regional & APBD Konsolidasian.

1. Realisasi APBN Regional

Realisasi Pendapatan Negara mencapai Rp21,65 Triliun atau 7,73% dari target sebesar Rp279,95 Triliun, secara nominal turun -6,97% dibandingkan periode yang sama TAYL. Dari sisi Penerimaan Pajak, telah tercapai realisasi sebesar 8,45% (Rp10,36 Triliun) dari target Rp122,36 Triliun.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Sepakati PKS Tripartit Bersama DJP dan DJPK

Sedangkan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai mencapai 7,13% (Rp10,84 Triliun) dari target (Rp152 Triliun), dan realisasi PNBP mencapai 8,38% (Rp0,45T) dari target (Rp5,33 Triliun).

Untuk Belanja Negara sampai dengan 31 Januari 2024 telah terserap Rp11,67 Triliun atau 9,09% dari pagu belanja negara di Jawa Timur sebesar Rp128,36 Triliun.

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini