daerah

Komisi C DPRD Surabaya dorong Optimalkan Program Prioritas di Tengah Tantangan Fiskal

Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:10 WIB

NAWACITAPOST.COM – Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menekankan pentingnya optimalisasi program-program prioritas pemerintah kota dalam menghadapi tantangan fiskal saat ini.

Hal tersebut disampaikannya usai rapat bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapenda) dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) pada Selasa (22/10/2024), yang membahas evaluasi triwulan ketiga dan persiapan triwulan keempat.

“Rapat ini adalah evaluasi untuk memastikan program-program prioritas pemerintah kota tetap berjalan optimal, meskipun ada tantangan fiskal. Kami juga mengevaluasi realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai 73,62 persen per 18 Oktober, sedikit lebih baik dibanding tahun lalu,” ungkap Eri.

Baca Juga: PD Pasar Surya Fokus Penyelesaian Utang dan Revitalisasi Tiga Pasar

Tantangan Fiskal dan Rasionalisasi Anggaran

Wakil Ketua Komisi C, Aning Rahmawati, menyoroti permasalahan rasionalisasi APBD 2024 yang menjadi perhatian serius.

Menurutnya, meskipun ada peningkatan PAD sebesar 4,5 persen dibanding tahun lalu, target APBD perubahan yang naik dari Rp10,8 triliun menjadi Rp11,5 triliun tidak tercapai.

“Kami khawatir dengan rasionalisasi anggaran. Dari target APBD Rp11,5 triliun, Bapenda hanya sanggup mencapai Rp10,5 triliun. Artinya, ada selisih Rp1 triliun yang akan terpotong dan ini harus rasionalisasi di seluruh komisi. Kami minta pemerintah kota memastikan program prioritas masyarakat tetap menjadi fokus,” jelas Aning.

Baca Juga: Komisi D: APBD Surabaya 2025 Fokus Tuntaskan Pendidikan dan Kesehatan

Fokus pada Program Prioritas

Eri Irawan menambahkan bahwa Komisi C akan memastikan program-program prioritas seperti penanganan kemiskinan, pengangguran, infrastruktur, dan manajemen persampahan tetap berjalan meskipun terjadi rasionalisasi.

“Kami mendorong agar keterbatasan fiskal ini tidak mengganggu target-target pemerintah kota, terutama dalam penurunan kemiskinan dan pengangguran,” ujarnya.

Aning Rahmawati menekankan pentingnya data yang jelas terkait program-program mana yang akan terkena rasionalisasi.

Baca Juga: Komisi B: Gaji Direksi PD Pasar Surya Lebih Besar dari Dividen yang Disetor

Halaman:

Tags

Terkini