NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Desa (Pemdes) Pulolor, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur, membantah telah menerima uang kompensasi dari penyedia layanan internet My Republik senilai Rp 20 juta untuk pendirian tiang Fiber Optik (FO).
Hal itu diungkapkan oleh Andri Herlambang Pj Kades Pulolor saat dikonfirmasi melalui sambungan telefon, Senin (30/9/2024).
Andri membenarkan adanya uang yang diberikan dari My Republik, namun bukan untuk dirinya, melainkan untuk kegiatan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) di Desa Pulolor.
Baca Juga: Warga Banjardowo - Kabuh Demo di Kantor Desa, Menuntut Kades Turun Dari Jabatan
Disebut Andri, nominalnya bukan Rp 20 juta, melainkan Rp 10 juta, itupun langsung diberikan kepada panitia PHBN 17 Agustus.
“Cuman saya minta kemarin bantuan untuk kegiatan 17 Agustus, tapi bukan diterima Pemdes lo itu, diterima oleh panitia PHBN, itu juga sudah disampaikan ke masyarakat hadiahnya juga,” terangnya.
“Kita kemarin dikasih awal Rp 10 juta kalau ga salah, sudah dipakai sama teman-teman (panitia),” sambung Andri.
Dia mengatakan, pihak My Republik menjanjikan nilai kompensasi sebesar Rp 20 juta, namun yang sudah diberikan sebesar Rp 10 juta untuk kegiatan PHBN.
“Yang dijanjikan Rp 20 juta, tapi masih diberikan Rp 10 juta untuk panitia, nanti yang Rp 10 memang belum nanti kita berikan ke masyarakat,” kata dia.
Disinggung apakah sudah dilakukan sosialisasi pemberian uang kompensasi itu Andri mengaku sudah melakukan konfirmasi ke masyarakat bahkan kepada ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) setempat.
Baca Juga: 56 Lurah dan Kades di NTB Deklarasikan Komitmen Kepatuhan Hukum
“Kami sudah konfirmasi ke masyarakat, RT RW pada waktu itu sudah disaksikan BPD, tokoh masyarakat dan panitia banyak yang menyaksikan,” ujarnya.
Pihaknya memang belum melakukan sosialisasi kepada warga yang terkena radius, karena sifatnya masih belum pemasangan tiang.