daerah

Mitigasi Karhutla, Perhutani KPH Mojokerto Bersinergi Dengan Kodim 0815 Lakukan Patroli Bersama

Kamis, 11 Juli 2024 | 21:33 WIB
Jajaran Perhutani KPH Mojokerto bersama Kodim 0815 saat patroli bersama (Dokumen humas Perhutani KPH Mojokerto)

NAWACITAPOST.COM - Upaya mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokero bersinergi dengan Komando Rayon Militer (Koramil) 07 Jetis, Kodim 0815 Mojokerto, Jawa Timur melakukan patroli bersama, pada Kamis (11/7/2024).

Informasi yang dihimpun wartawan Nawacitapost.com dari humas Perhutani KPH Mojokerto Eko Sulistio Wahyudi, hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Harian Koramil Jetis Pelda Sasmita, didampingi Babinsa Mojoroto Serda M Salman Alfarizi dan beberapa anggota, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Kupang Dadik Permadi dan jajarannya.

Baca Juga: Terima Delapan Mahasiswa KKL dari Unja dan UPN Veteran Jawa Timur, Kepala Perhutani KPH Mojokerto Sampaikan Ini

Rusydi Administratur Mojokerto melalui Waka Administratur Mojokerto Timur selaku Koordinator Keamanan (Korkam) Deny Yadianurtopo menyampaikan bahwa, patroli bersama tersebut merupakan sinergi antara Perum Perhutani dan Kodim 0815 Mojokerto dalam penanganan karhutla.

"Upaya ini juga langkah antisipasi dan mengedukasi masyarakat sekitar hutan," ucap pria yang biasa dipanggil Deny.

Baca Juga: Dukung Swasembada Gula Nasional, Perhutani KPH Mojokerto Tunjukkan Komitmen Untuk PG Krebet Baru

Ia pun menambahkan bahwa penanganan karhutla oleh Perum Perhutani saat ini sudah menggunakan digital melalui aplikasi Sipongi.

"Dalam deteksi dini karhutla, Perum Perhutani telah menggunakan aplikasi Sipongi yang dikembangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Data dalam Sipongi aktual karena diupdate setiap 30 menit, sehingga mendekati waktu kejadian sebenarnya serta lebih akurat dengan informasi, tentang lokasi, hingga tingkat Desa beserta status lahannya," imbuh Deny.

Baca Juga: Ekspresikan Rasa Syukur dan Lestarikan Budaya Lokal, Perhutani KPH Mojokerto dan Warga Gelar Acara Sedekah Bumi

Sementara itu Pelda Sasmita menyampaikan, bahwa menghindari dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) diakibatkan kerusakan hutan oleh manusia, untuk itu perlu diberikan sosialisasi kepada masyarakat pentingnya fungsi hutan bagi keseimbangan lingkungan.

"Untuk itu sinergitas stakeholder dan peran serta masyarakat dalam pelestarian lingkungan menjadi sangat penting, oleh karena itu TNI juga berkewajiban bersama mengajak masyarakat dan mengedukasi pentingnya hutan bagi keseimbangan lingkungan," kata Sasmita.

Baca Juga: Turut Peringati Hari Bhayangkara ke-78, Perhutani KPH Mojokerto dengan TNI-Polri dan MDH Lakukan Penanaman Bersama

Sasmita menegaskan, peran TNI dan masyarakat dalam penanggulangan karhutla antara lain penyelenggaraan dan pencegahan penanggulangan bencana, cegahan bencana, kesiapsiagaan bencana, peringatan dini, mitigasi, resiko bencana, tanggap darurat bencana, rehabilitasi dan rekontruksi.

"Patroli bersama secara rutin seperti hari ini merupakan upaya antisipatifdan deteksi dini dalammitigasi karhutla,” pungkasnya.

Halaman:

Tags

Terkini