NAWACITAPOST.COM - Idul Adha tahun 2024, pelaksanaan pemotongan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya berjalan dengan baik. "Semoga memberi keberkahan dan kemanfaatan bagi masyarakat Surabaya," ungkap Dirut utama RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnuroho, Senin (17/6).
Ia menyampaikan bahwa, kurban tahun ini, Walikota Surabaya, Eri Cahyadi bersama dengan jajaran OPD dan BUMD Surabaya, menyalurkan 83 ekor sapi kepada masyarakat, yang diberikan kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, Pondok Pesantren, Yayasan yatim piatu, Yayasan sosial, keagamaan kemasyarakatan, dan sebagainya.
"Alhamdulillah sudah terdistribusi ke masyarakat dengan baik dan jumlah ini meningkat lebih baik dari tahun lalu," terang Fajar.
Baca Juga: Armuji: Idul Adha, Perjuangan untuk Kemaslahatan Bersama
"Tahun lalu pak Wali membagikan sekitar 22 ekor sapi dari beliau sendiri dan dari OPD sekitar 30-an, tapi tahun ini meningkat karena memang banyak yang harus diperhatikan di momen Idul Qurban, yaitu momen terbaik untuk memberikan yang terbaik, hewan qurban terbaik kepada masyarakat Surabaya dan warga-warga yang membutuhkan," sebutnya.
Fajar menerangkan, pemberian Walikota utnuk masyarakat, tahun ini ada 45 ekor sapi jumbo dari berat 750 kg sampai dengan 1 ton.
"Yang 1 ton diberikan kepada masjid Kemayoran, masjid Ampel dan masjid Pondok Pesantren al-fitrah," katanya.
Baca Juga: Ketua PPSDS-Jatim: Surabaya Perlu Fasilitasi Pembuangan Kotoran Sapi Kurban
Fajar kembali menerangkan, hingga hari pertama, kedua dan ketiga pelaksanaan pemotongan Idul kurban, jumlah sapi yang dipotong turun, yaitu sebanyak 77 ekor, termasuk dari Walikota dan dari beberapa partai dan ormas.
"Mengapa berkurang, analisa saya tahun ini tidak isu penyakit ternak LSD dan PMK, jadi kepercayaan masyarakat untuk memotong sendiri meningkat," sebut Fajar.
Namun untuk penjualan, RPH mencatat ada kenaikan yaitu total sebanyak 110 ekor sapi. "Karena sebagian besar OPD membeli di RPH Surabaya. Ada sapi Limosin, Simental dan Sapi Madura, semua yang kita jual adalah sapi terbaik dengan bobot minimal 350 kg," terang Fajar kembali.
Baca Juga: DPRD Surabaya Minta DKPP Tandai Lapak Hewan Kurban Sehat
Fajar menghimbau, pemotongan hewan yang terbaik adalah di RPH, selain sehat, aman, dan terjamin, juga tidak mengganggu lingkungan, praktis, bersih, dan terjamin kehalalannya.
Untuk biaya pemotongan, Fajar menyampaikan di Idul Adha tahun ini, RPH tetap tidak menaikkan biaya jasa pemotongan.