daerah

Warning Keras! MAKI Jatim Ungkap Indikasi Anti-Kritik dari PJ Gubernur Jatim

Sabtu, 6 April 2024 | 13:45 WIB
Heru Satriyo, S.Ip, Ketua MAKI Jatim dan NTB (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Menjelang 60 hari kepemimpinan Adhy Karyono, PJ Gubernur Jawa Timur, MAKI Jatim memberikan narasi warning kerasnya.

Peringatan tersebut disampaikan Heru Satriyo, koordinator Wilayah (Korwil) Jatim dalam rapat evaluasi internal yang digelar kemarin malam (05/04) di kantor sekretariat MAKI Jatim.

" Dengan berbagai telaah, temuan, masukan dan aplikasi kebijakan, MAKI Jatim mengambil kesimpulan bahwa PJ Gubernur Jawa Timur diindikasi akan membawa Pemprov Jatim ke arah Pemerintahan yang sangat anti kepada kritik," ungkap Heru MAKI.

Baca Juga: Wujud Syukur, LSM MAKI Jatim Santuni Puluhan Anak Yatim Piatu

"Kesimpulan dari rapat evaluasi internal, MAKI Jatim ini menjadi warning keras bagi PJ Gubernur Jawa Timur yang notabene kadang menjadi Ketua Timses untuk ajang Cagub Jatim nantinya," tambahnya.

Beberapa indikator yang disampaikan Heru MAKI adalah bagaimana keterlibatan seorang PJ Gubernur yang notabene Gubernur Jawa Timur saat ini dalam proses kristalisasi opini untuk mendukung Khofifah Indar Parawansa yang akan dipastikan maju aebagai Calon Gubernur Jawa Timur 2024 – 2029.

Dugaan keseriusan PJ Gubernur itu semakin cenderung ngawur ketika beberapa kelompok massa memberikan kritikan pedas dengan narasi yang tidak dikehendaki oleh PJ Gubernur Jawa Timur.

Baca Juga: WATASA Surabaya Gelar Buka Puasa Bersama dengan MAKI Jatim: Ajang Kebersamaan dan Berbagi

Isu pembentukan pokja joko dolog sebagai penyeimbang opini media dengan berbasis kebenaran dan fakta di lapangan, juga menyeruak keluar dan dianggap menjadi sebuah kekuatan oposisi dan rival dalam dunia jurnalistik.

Indikator lainnya sesuai temuan MAKI Jatim, adanya dugaan beberapa kebijakan yang sifatnya sak karepe dewe.

” Banyak catatan kami sebenarnya,dan catatan tersebut akan menjadi isu dan opini utama dalam rangkaian aksi yang akan kami gelar,dengan harapan Masyarakat Jawa Timur harus juga mengetahui,” jelas Heru MAKI.

Baca Juga: MAKI Jatim sebut 'Dugaan' Oknum APH yang memanfaatkan Program Pendampingan Hukum di Proyek PBJ Gresik

Hal yang sangat membuat gusar MAKI Jatim adalah sikap berlebihan PJ Gubernur dalam beberapa kegiatan yang mengundang Ibunda Khofifah dalam kapasitasnya yang bukan lagi Gubernur Jawa Timiur,tetapi diilustrasikan oleh PJ melebihi Gubernur Jawa Timur dengan berbagai keistimewaan yang diberikan.

” Salah satu contoh, MAKI Jatim pernah menanyakan bagaimana dengan online laporan keuangan Baznas Jatim yang masih tidak bisa dibuka secara online," ungkap Heru MAKI kembali.

Halaman:

Tags

Terkini