NAWACITAPOST.COM - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur merespons fenomena aneh yang muncul dalam masa kepemimpinan Penjabat (PJ) Gubernur Jawa Timur.
MAKI Jatim menyatakan keresahannya dan merasa terpanggil untuk mengungkap dugaan korupsi yang mereka sebut "ALA DEWA" yang terjadi di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Heru dari MAKI Jatim mengungkapkan bahwa mereka telah memantau dengan seksama kinerja PJ Gubernur Jawa Timur beserta kebijakan yang diambil selama masa kepemimpinannya.
Baca Juga: MAKI Jatim 'MENCIUM' Manuver Bawaslu Surabaya di Pemilu Jawa Timur
LSM Anti Koruosi ini juga menyoroti kebijakan yang bermasalah yang dijalankan oleh Adhy Karyono, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekdaprov) Jatim.
"Fenomena aneh ini terlihat dari kebijakan yang diteruskan oleh PJ Gubernur Jawa Timur, yang ternyata bermuara pada kebijakan yang sama ketika Adhy Karyono menjabat sebagai Sekdaprov Jatim," jelas Heru dari MAKI.
MAKI juga menyoroti beberapa kejadian yang dianggap mencurigakan, seperti penggunaan dana anggaran untuk kegiatan yang tidak terkait secara langsung dengan kepentingan publik, serta ketidakjelasan dalam laporan keuangan beberapa lembaga terkait.
Baca Juga: MAKI Jatim Dampingi Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Primkop UPN Veteran Jatim
"Dalam hal ini, kami akan mengungkap satu per satu dugaan kasus korupsi pada OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan kami akan melakukan hal ini sesuai dengan temuan yang kami dapatkan," tambah Heru.
Sebagai respons terhadap desakan masyarakat, MAKI Jatim berencana untuk menggelar Mega Aksi Demo setiap minggu sebagai upaya untuk mengungkap dugaan korupsi tersebut.
Mereka juga mengajak masyarakat yang peduli terhadap pemberantasan korupsi untuk memberikan dukungan finansial guna mendukung kegiatan tersebut.
Baca Juga: MAKI Jatim Ungkap Kejanggalan Proyek Pengurukan Lahan Puskesmas Nganjuk, Siap Laporkan ke APH!
"Pertama, kami akan menggelar konferensi pers di depan Patung Joko Dolog, yang memiliki makna simbolis sebagai tindakan nyata untuk menekankan pentingnya berseberangan dengan perilaku koruptif," ungkap Heru dari MAKI.
MAKI Jatim menegaskan bahwa mereka akan terus memperjuangkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan publik, serta akan mengawal proses hukum terhadap kasus-kasus korupsi yang terungkap. ***
Artikel Terkait
Semua Caleg Dukungan MAKI Jatim dan MAKI se Jatim Berhasil Melenggang ke Parlemen
MAKI Jatim tunggu Pengembangan Kasus Korupsi Dana Hibah Sahat Tua Simanjuntak
MAKI Jatim Ungkap Kejanggalan Proyek Pengurukan Lahan Puskesmas Nganjuk, Siap Laporkan ke APH!
MAKI Jatim Dampingi Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Primkop UPN Veteran Jatim
MAKI Jatim 'MENCIUM' Manuver Bawaslu Surabaya di Pemilu Jawa Timur