“Sumber air dari PDAM,” kata Lakhsmie.
Dugaan keracunan massal ini sebelumnya dilaporkan dialami ratusan santri dan siswa setelah menyantap menu MBG. Sejumlah korban harus mendapatkan perawatan di berbagai rumah sakit di Sidoarjo.
Pemerintah daerah bersama BGN dan instansi terkait kini masih melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab kejadian. Sampel makanan dan berbagai komponen yang berkaitan dengan proses penyediaan MBG menjadi bagian penting dalam proses investigasi untuk mengetahui penyebab sebenarnya.(ibank)