daerah

Tinjau Lokasi Banjir, Pj Gubernur Jatim Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem

Kamis, 14 Maret 2024 | 16:28 WIB
Pj Gubernur Jawa Timur Tinjau Lokasi Banjir, Ajak Warga Waspada Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi (Prov Jatim)

NAWACITAPOST.COM - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, mengingatkan masyarakat Jawa Timur akan potensi ancaman bencana hidrometeorologi yang meningkat sebagai dampak cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlangsung hingga bulan Maret ini.

Cuaca ekstrem ini dapat berupa angin kencang, banjir, dan tanah longsor.

Pj Gubernur Adhy Karyono menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat Jawa Timur untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama saat hujan deras.

Baca Juga: Dinkopdag Surabaya Gelar Pasar Murah, Warga Dapat Akses Bahan Pokok dengan Harga Terjangkau

Dia menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana hidrometerologi di awal tahun 2024 ini.

Adhy Karyono memastikan bahwa seluruh perangkat daerah di Pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah siap dalam menghadapi potensi bencana tersebut.

Dia menyebut bahwa sistem kesiapsiagaan bencana di Jawa Timur telah sangat siap untuk mengantisipasi potensi bencana, baik dari segi peralatan maupun personil.

Baca Juga: Surabaya Barat Siapkan Dirinya untuk Konsep Compact City, Ini Rinciannya

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim penghujan diperkirakan terjadi pada Januari-Maret 2024.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif dan responsif, termasuk melalui sistem peringatan dini yang terpadu.

Beberapa daerah di Jawa Timur, seperti Mojokerto, Probolinggo, Madiun, Magetan, dan Ngawi, telah dilanda banjir dan genangan air usai hujan deras.

Baca Juga: Cegah Panic Buying, Surabaya Cukupi Kebutuhan Pangan dengan Pasar Murah dan GPM

Namun, Adhy Karyono memastikan bahwa penanganan sudah dilakukan dengan baik dan tidak ada korban jiwa.

Langkah-langkah yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menghadapi potensi bencana antara lain melalui peningkatan sistem peringatan dini, pemantauan sungai dan cuaca, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana.

Halaman:

Tags

Terkini