NAWACITAPOST.COM – Warga Putat Gede, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, mengeluhkan berbagai permasalahan infrastruktur saat menghadiri reses yang digelar oleh anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Gerindra, Rabbany Al Yunyfar, di wilayah Putat Gede, Senin (17/2/2025).
Dalam agenda penjaringan aspirasi masyarakat ini, warga menyampaikan dua permasalahan utama yang mereka hadapi, yakni saluran air atau gorong-gorong yang belum diperbaiki serta renovasi balai RT yang tak kunjung direalisasikan.
Salah satu warga menuturkan bahwa kondisi drainase di wilayah mereka sudah lama mengalami penyumbatan. Akibatnya, ketika hujan deras turun, air meluap ke jalan hingga menyebabkan genangan yang cukup mengganggu aktivitas warga.
Baca Juga: Birokrasi Berbelit, Layanan Digital Tak Efektif! Aldy Blaviandy: Jangan Bikin Warga Susah!
“Setiap hujan deras, air tidak bisa mengalir dengan baik karena gorong-gorong tersumbat. Kami sudah beberapa kali mengajukan perbaikan, tapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata,” ujar salah satu warga yang hadir dalam reses.
Selain itu, warga juga menyampaikan keluhan terkait balai RT yang membutuhkan renovasi. Fasilitas tersebut dinilai sudah tidak layak untuk digunakan sebagai tempat pertemuan warga, terutama dalam kegiatan sosial dan musyawarah lingkungan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Rabbany Al Yunyfar menegaskan komitmennya untuk segera membawa permasalahan ini ke dinas terkait agar mendapatkan solusi konkret.
Baca Juga: Pembangunan Jembatan Kali Greges dan Revitalisasi Pasar Jadi Sorotan Reses Yona Bagus
“Nanti akan kita tindaklanjuti dengan menyampaikan informasi itu kepada dinas terkait supaya segera ditindaklanjuti,” tegas Rabbany.
Ia juga menekankan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Perjuangan dalam melayani warga tidak cukup hanya dengan kebijakan yang berpihak, tetapi juga harus dilakukan dengan pendekatan langsung agar solusi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga: Reses Imam Syafi'i di Kebonsari: Sekolah Sepak Bola Kampung dan Pencak Silat Butuh Perhatian
Selain persoalan drainase dan balai RT, dalam reses ini warga juga menyampaikan berbagai aspirasi lainnya, seperti perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan layanan publik, serta program pemberdayaan ekonomi bagi warga sekitar.
“Mudah-mudahan reses kali ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan permasalahan yang dihadapi, serta mendapatkan informasi terbaru mengenai kebijakan pemerintah yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Rabbany. ***