Sabtu, 13 Juni 2026

Wakil Ketua DPRD Surabaya: Aspirasi Masyarakat adalah Modal Percepatan Pembangunan

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Kamis, 13 Februari 2025 | 12:39 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni (Nawi)
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni (Nawi)

NAWACITAPOST.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mulai menggelar masa reses Sidang I Masa Persidangan II Tahun 2025, yang berlangsung dari 10 hingga 17 Februari.

Pada periode ini, para anggota dewan turun langsung ke daerah pemilihan (Dapil) masing-masing untuk menyerap aspirasi masyarakat secara lebih dekat.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana utama untuk memahami kebutuhan warga. Ia memastikan bahwa kebijakan yang dihasilkan nantinya benar-benar mencerminkan kepentingan masyarakat.

Baca Juga: Yona Bagus Widiyatmoko: Pembangunan Harus Berpihak pada Ekonomi Kerakyatan

"Melihat, mendengarkan, dan merasakan aspirasi, harapan, serta saran dari warga, lalu menjadikannya alat perjuangan adalah hakikat seorang pelayan rakyat. Itulah yang selama ini kami sampaikan," ujar Fathoni pada Rabu (12/02/2025).

Politisi Partai Golkar ini juga menegaskan bahwa mendukung kepentingan rakyat tidak cukup hanya dengan merancang kebijakan yang berpihak. Ia berpendapat bahwa komunikasi yang lebih santai dan dekat dengan masyarakat menjadi kunci dalam membangun hubungan yang lebih baik antara pemerintah dan warga.

Ia pun mengedepankan konsep politik riang gembira, di mana komunikasi yang ringan dan penuh keakraban akan membuat masyarakat lebih nyaman dalam menyampaikan aspirasinya.

Baca Juga: Serap Aspirasi Warga, Agus Mashuri Janjikan Percepatan Pembangunan di Babat Jerawat

"Tentu harus disertai dengan senda gurau, agar politik riang gembira yang kami tawarkan bukan sekadar utopia," tambahnya.

Dalam reses ini, berbagai persoalan yang dihadapi warga turut disampaikan, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi.

Pria yang akrab disapa Mas Toni ini memastikan bahwa semua aspirasi yang dihimpun akan diperjuangkan agar dapat diakomodasi dalam kebijakan pembangunan Kota Surabaya.

Baca Juga: Kaget Biaya Pemakaman di Kembang Kuning Capai Rp2,2 Juta, Wakil Ketua DPRD Siap Fasilitasi Penertiban

"Reses ini membuktikan bahwa keterlibatan warga dalam politik bukan hanya sekadar formalitas, tetapi bisa dilakukan dengan cara yang lebih inklusif dan menyenangkan," pungkasnya. ***

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini