Kamis, 4 Juni 2026

Awasi Langsung, Dewan Abdul Malik Apresiasi Perbaikan Jalan di Wilayah Kenjeran

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Sabtu, 1 Februari 2025 | 15:45 WIB
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Abdul Malik saat mengawasi proses pengaspalan jalan di wilayah Kedinding Kenjeran, Sabtu (1/2/2025). (Nawi)
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Abdul Malik saat mengawasi proses pengaspalan jalan di wilayah Kedinding Kenjeran, Sabtu (1/2/2025). (Nawi)

NAWACITAPOST.COM – Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Abdul Malik turun langsung mengawal proses pengaspalan jalan di wilayah Kedinding Kenjeran, akses jalan menuju jalan Wonukusumo Semampir, Sabtu (1/2/2025).

Pengaspalan ini dilakukan sebagai respons atas aduan warga terkait kondisi jalan yang berlubang dan membuat pengendara kurang nyaman sekaligus membahayakan.

Legislator Fraksi PDI Perjuangan ini juga menegaskan akan mengawal langsung perbaikan jalan, khususnya di wilayah Kecamatan Kenjeran, Semampir, Pabean Cantikan, dan Tambaksari.

Baca Juga: Imam Syafi'i: Surabaya Hemat Anggaran, Tapi Kok Malah Utang?

Dalam pantauannya, Cak Malik, sapaan akrab anggota Komisi D ini menekankan pentingnya kualitas material dan metode pengerjaan yang digunakan. Ia memastikan bahwa pengaspalan tidak sekadar tambal sulam, melainkan menggunakan metode yang lebih tahan lama seperti overlay.

"Kami mendampingi langsung proses ini karena ini adalah usulan warga. Kami ingin memastikan bahwa hasilnya berkualitas dan tidak cepat rusak," ujar Malik.

Pengaspalan jalan di wilayah Kenjeran, Semampir, Kedinding, Wonokusumo, Tenggumung, dan sekitarnya merupakan langkah penting untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga. Namun, seringkali perbaikan jalan hanya bersifat sementara karena metode tambal sulam yang digunakan. Hal ini menyebabkan jalan cepat rusak kembali, terutama di daerah padat kendaraan.

Baca Juga: Dr. Michael: Pajak Alkes Tinggi, Dokter Kerja ke Luar Negeri, Pasien Berobat ke Malaysia

Malik mengapresiasi respons cepat dari Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Dinas PU Binamarga, dalam menangani aduan warga. Namun, mereka berharap agar perbaikan jalan tidak hanya dilakukan berdasarkan pengaduan, melainkan juga melalui inisiatif dinas untuk turun langsung ke lapangan.

"Dinas harus proaktif. Mereka bisa mengidentifikasi titik-titik yang membutuhkan perbaikan secara menyeluruh, bukan hanya menunggu aduan warga," tegasnya.

Selain itu, diharapkan agar metode overlay atensi dari Walikota Surabaya, seperti yang telah diterapkan di Jalan Ahmad Yani menuju Jalan Rajawali, dapat diaplikasikan di lebih banyak lokasi. Metode ini dinilai lebih tahan lama dan mampu menahan beban kendaraan yang tinggi.

Baca Juga: IMB di Lahan Sengketa? Wakil Ketua DPRD Surabaya Desak Pemkot Klarifikasi

"Kalau hanya tambal sulam, jalan akan tetap bergelombang dan genangan air akan merusak permukaan jalan. Overlay adalah solusi yang lebih baik," tambahnya.

Proses pengaspalan ini juga melibatkan koordinasi dengan kelurahan dan Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan). Menurut anggota Komisi D, pihak-pihak tersebut sangat mendukung upaya perbaikan jalan ini karena mereka memahami kondisi riil di lapangan.

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini