Siak, NAWACITApost.com – Musibah kebakaran telah menimpa warga di Kampung Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, yang menyebabkan dua korban tewas dan menghanguskan lima unit rumah. Kapolsek Tualang, Kompol Arry Prasetyo, melaporkan kejadian ini pada Senin, 22 Mei 2023, sekitar pukul 21.30 WIB di Jalan Pertiwi, Gang Harapan, RT.002, RW.001 Dusun Satu Pertiwi, Kampung Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau.
"Dua korban yang diperkirakan bernama YAM (10 tahun) dan AFM (8 tahun) diduga tidak dapat menyelamatkan diri dan meninggal dunia akibat kejadian ini," ujar Kompol Arry Prasetyo.
Informasi mengenai kebakaran ini diketahui setelah Bhabinkamtibmas Kampung Pinang Sebatang Timur, yang dihubungi oleh Saudara Jonizar dari Dusun Satu Pertiwi pada Senin, 22 Mei 2023, sekitar pukul 22.00 WIB, melaporkan adanya kebakaran. Bhabinkamtibmas segera menuju lokasi kejadian dan saat tiba di tempat, ia menemukan dua anak laki-laki yang sudah meninggal dunia dan lima rumah warga yang habis terbakar menjadi abu.
-
Bhabinkamtibmas segera melaporkan kejadian ini kepada Kapolsek Tualang, Kompol Arry Prasetyo. Setelah itu, Kapolsek menghubungi anggota piket di Mako Polsek Tualang, pemadam kebakaran, dan pihak PLN untuk memadamkan aliran listrik guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Diketahui bahwa korban ditinggal oleh ayahnya yang pada saat itu sedang bekerja sebagai pekerja harian, dan juga pada saat kejadian, listrik padam disertai hujan lebat.
"Pada malam itu, korban menyalakan lampu teplok untuk penerangan di rumah sambil menunggu ayahnya pulang kerja. Lampu tersebut dinyalakan dengan menggunakan minyak tanah yang dimasukkan ke dalam botol dengan menggunakan sumbu kain. Saksi telah mengingatkan korban agar tidak bermain dengan api sekitar pukul 19.30 WIB. Selanjutnya, Bhabinkamtibmas dan piket Reskrim membawa korban ke RSUD Type D untuk dilakukan visum. Pada hari Selasa, 23 Mei 2023, sekitar pukul 04.20 WIB, korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan pada hari ini," ungkapnya.
Akibar kejadian ini menimbulkan kerugian material antara lain empat unit rumah petak milik Jonizar dan Hermanto, satu unit rumah milik Robi Darwis, serta surat-surat berharga milik orang tua korban.
Adapun penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan dan saat ini akan dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Tim Labfor Polda Riau guna mengungkap kejadian ini secara detail.
(Sokhiaro Halawa)