Probolinggo NAWACITAPOST - IKORTI Pengurus wilayah Jatim, Ikatan Alumni Ortodonti Universitas Airlangga bekerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kota Probolinggo menyelenggarakan Pengabdian Masyarakat berupa bakti sosial dengan tema “SOSIALISASI, PEMERIKSAAN MALOKLUSI DAN KONSULTASI KAWAT GIGI PADA SISWA SMPN 2 KOTA PROBOLINGGO” pada hari Sabtu, 20 Mei 2023.
Disela giatnya, Dr. drg. Arya Brahmanta, Sp.Ort selaku Ketua IKORTI Pengwil Jatim menjelaskan, Aktivitas yang dilakukan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi dan penyuluhan tentang maloklusi, perawatan ortodonti serta tanya jawab interaktif di bidang ortodonti yang diikuti oleh seluruh siswa SMPN 2 Kota Probolinggo yang berjumlah sekitar 500 siswa.
"Siswa SMP sebagai masa peralihan masa anak menuju Remaja, memerlukan pengetahuan dan pemeriksaan terkait maloklusi sedini mungkin, sebab dapat mempengaruhi pertumbuhan gigi berikutnya," terang Dr. drg. Arya.
Seluruh siswa SMPN 2 Kota Probolinggo diperiksa rongga mulutnya, untuk dilakukan pencatatan indeks maloklusi yang dapat dilaporkan dan dijadikan acuan supaya ada intervensi medis atau penelitian.
"Selanjutnya, seluruh siswa SMPN 2 Kota Probolinggo dapat melakukan konsultasi gratis dengan 80 dokter gigi spesialis ortodonti atau ortodontis mengenai masalah maloklusi yang sedang dihadapi dan bagaimana tahapan berikutnya untuk mengatasi masalah tersebut," ungkap Dr. drg. Arya, ketua IKORTI Pengwil Jatim.
Kegiatan ini, menurutnya, merupakan aksi nyata dari para ortodontis di Jawa Timur yang dihadiri oleh Ibu Sekota Probolinggo dan dokter gigi anggota PDGI Probolinggo.
"Alhamdulillah siswa SMPN 2 sangat antusias sekali dalam kegiatan kali ini. Saat ini banyak pihak yang tidak berkompeten yang memberikan perawatan ortodonti kepada masyarakat umum. Akibatnya, banyak ditemukan kasus ortodonti yang mendapatkan perawatan yang tidak seharusnya, dan menimbulkan masalah baru yang lebih parah dibandingkan kasus awalnya," ucapnya.
"Sangat tepat sasaran sekali pengabdian masyarakat yang diadakan kali ini,” tukas Dr. drg. Arya, mengakhiri.
Sementara itu, Ketua Panitia Baksos pengabdian masyarakat drg. Ryan Raditya Tjandra, Sp.Ort., menambahkan, "Melalui kegiatan ini, dapat memberikan pengalaman dan wawasan baru mengenai ilmu ortodonti untuk masyarakat awam, khususnya siswa remaja SMP, sehingga mereka lebih aware utamanya terhadap diri sendiri," ucapnya, mengakhiri. (BNW)